tmp_8238-Tersangka Teror Bom KM Majestic diamankan Aparat Kepolisian359734908

MANADO, Humas Polda Sulut – Kasus teror bom di Sulawesi Utara kembali terjadi, kali ini dialami kapal cepat KM Majestic Kawanua rute Manado menuju Kabupaten Sitaro, Minggu (17/4). Pelaku teror tersebut berinisial ES alias Edger Warga Desa Lindongan III Kampung Barangka Pahe Kecamatan Tagulandang berhasil di ringkus Tim Manguni Polda Sulut.

Informasi yang dirangkum, awalnya, KM Majestic Kawanua berangkat dari Pelabuhan Manado menuju Sitaro pada siang hari, kemudian dalam perjalanan di tengah laut salah satu karyawan kapal mendapat SMS dari orang yang tidak dikenal nomor 085342136207 dengan isi SMS “Balik ke Manado atau kapal akan meledak saya ada di kapal ini “.

Karyawan langsung melaporkan ke rekannya dan aparat Kepolisian, suasana kapal pun saat itu menjadi tegang karena didalam kapal penumpang ada ratusan orang juga ada Wakil Bupati (Wabup) Sitaro Siska Salindeho, Sekertaris Daerah (Sekda) Adry Manengkey, Asisten II Herry Lano, serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Karena sudah berada di tengah laut, semua penumpang pasrah jika akan terjadi ledakan di kapal tersebut. Sesampainya di pelabuhan Ulu Siau, Kapolsek Urban Siau Timur Kompol Haris Bingku bersama beberapa anggotanya langsung melakukan pemeriksaan, kepada penumpang. Namun dalam pemeriksaan tidak didapati nomor telepon yang dicari seperti nomor telepon peneror.

Kapolsek Urban Siau Timur Kompol Haris Bingku mengatakan, menerima informasi kalau KM Mejestic Kawanua diancam bom, setelah kapal tersebut berada di posisi perairan pulau Talise.

“Informasi ancaman bom ini saya terima dari Kadis Perhubungan Pemkab Sitaro Djohni Muntiaha, yang kebetulan berada di kapal tersebut. Menurut informasi sang peneror memerintahkan agar kapal tersebut balik ke Manado,“ujarnya.

Karyawan KM Majestic Kawanua Yenni saat di temui di pelabuhan Manado mengakui kalau pihaknya menerima pesan yang bernada ancaman tersebut. “Karyawan di loket yang terima pesan ancaman tersebut” singkat dia.

Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol Pitra Ratulangi menyatakan pernyataan resmi terkait terror bom tersebut pada akun Manguni Team 123 Direskrimum Ratulangi menyatakan, pelaku teror bom telah telah ditangkap oleh Tim Manguni Polda Sulut. Saat dilakukan interogasi motif terror pelaku adalah hanyalah main-main. Pelaku akan diserahkan ke Polresta Manado untuk proses hukumnya, jelas Direskrimum.

“Diingatkan kepada warga untuk jangan pernah main-main dengan dunia maya apalagi indikasi terror atau ancaman karena pasti ada resiko berat dibalik itu,” pungkas Kombes Pitra.