MANADO, Humas Polda Sulut – Hasil analisa dan evaluasi (anev) gangguan kamtibmas triwulan pertama tahun 2016, tercatat angka kriminalitas masih didominasi oleh kejahatan konvensional. Hal ini dikatakan Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs. Wilmar Marpaung, SH, saat berlangsungnya upacara bendera, Senin (18/04/2016) pagi, di Mapolda Sulut.

Kejahatan yang dimaksud, lanjut Kapolda, seperti penganiayaan, pembunuhan, pencurian dan lainnya, yang mana kasus-kasus tersebut rata-rata dipicu oleh minuman keras (miras). “Hal ini apabila dibiarkan maka akan mengganggu stabilitas kamtibmas dan lama kelamaan kondisi ini kemudian menjadi “fear of crime” atau rasa ketakutan masyarakat terhadap kejahatan karena telah merenggut korban yang tidak sedikit dari kalangan masyarakat,” ujar Kapolda.
Ditegaskan Kapolda, perlu adanya langkah antisipasif secara komprehensif terkait upaya penangkalan, pencegahan dan penanganan kejahatan tersebut secara serius, tegas dan konsisten.
Kapolda mengimbau, seluruh fungsi harus meningkatkan kinerja guna melaksanakan tugas dan pengabdian dalam rangka menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polda Sulut. “Saya mengajak seluruh personel untuk berbuat yang terbaik dalam rangka mewujudkan suasana aman dan kondusif di Bumi Nyiur Melambai. Mari kita tunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin dan semangat kerja yang tinggi serta berupaya memacu kreatifitas dan terobosan baru yang positif guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas kita kedepan,” pungkas Kapolda.
