MANADO, Humas Polda Sulut – Manado Fiesta 2017 secara resmi dibuka oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono, dengan memukul tetengkoran mini yang diikuti bersama oleh seluruh tamu undangan yang duduk di VVIP.
Pembukaan iven akbar yang baru pertama kali digelar di Kota Manado ini, dilaksanakan di kawasan jalan boulevard 2, Sindulang Manado, Sabtu (2/9/2017).
Hadir dalam acara tersebut sejumlah Pejabat di Sulawesi Utara, diantaranya Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Sulut Steven Kandouw, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Bambang Waskito, Ketua DPRD Sulut, perwakilan Forkopimda Sulut lainnya, Walikota Manado Ir. GSV. Lumentut bersama seluruh jajarannya serta tamu undangan dan ribuan penonton.
Dalam laporannya, Walikota Manado selaku tuan rumah sekaligus penggagas acara menjelaskan, Manado Fiesta 2017 ini akan menyuguhkan 7F, diantaranya Fisco (fish and coral), Fashion show, Food Culinery festival, Flying paraliding, Fun music festival, Fair event dan Faith thanksgiving.
Kegiatan ini menurut Walikota, dalam rangka menjadikan Kota Manado sebagai daerah tujuan wisata di Sulawesi Utara, dimana saat ini Manado merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata di Nusantara, sekaligus dirangkaikan dengan HUT Kota Manado ke-394, HUT Kemerdekaan RI ke- 72 dan HUT Provinsi Sulut ke-53.
Ada dua tujuan yang ingin diangkat dalam kegiatan ini, lanjutnya, yaitu semangat kebangsaan. “Manado penduduknya 536 ribu, berbagai suku, agama yang ada bertekad bahwa NKRI, Pancasila harga mati, tidak usah diganggu gugat lagi,” ujar Walikota.
“Yang kedua semangat kemajemukan, kita ingin tunjukan kepada dunia bahwa berbagai suku dan ras tetap menjaga kehidupan harmonis tanpa membedakan mayoritas dan minoritas, torang samua ciptaan Tuhan, tetap hidup aman dan damai di Kota Manado,” lanjutnya.
Sementara itu selaku Pemerintah Provinsi Sulut, Gubernur Olly menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah Kota Manado. “Kegiatan ini menunjang program Pemerintah Sulut untuk meningkatkan pariwisata di Sulut,” kata Gubernur.
Beliau berharap, melalui iven ini, masyarakat Sulut khususnya Kota Manado dapat meningkatkan semangat toleransi dan kebersamaan untuk hidup saling tolong-menolong, bahu-membahu, saling mendukung tanpa membedakan latar belakang, dalam semangat Torang Samua Ciptaan Tuhan.
Kegiatan Manado Fiesta 2017 ini diagendakan selama 10 hari, dimulai 1 hingga 10 September 2017, pada pembukaan Manado Fiesta, panitia menyuguhkan parade pawai tentang keberagaman dan kemajemukan NKRI dan berbagai atraksi menarik lainnya, seperti berbagai tarian Nusantara dan terjun payung.
Mantan pejabat Gubernur Sulut Soni Sumarsono berharap iven Manado Fiesta bisa menjadi agenda tahunan. “Kiranya iven ini bisa dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya,” tandasnya.
Penulis: Supri


