Tribratanewsjateng – Kapolsek Bukateja AKP. Supono, SH melaksanakan patroli dan menyambangi para petani yang berada di tempat istirahat (gubug) untuk berbincang dan mendengar keluhan dari para patani dan penggarap sawah, sebagian besar para petani produktivitas tahun ini menurun drastis, disela perbincangan kapolsek menyampaikan pesan- pesan kamtibmas.
“Bapak-bapak agar waspada dan titen dengan sepeda motor saat di tinggal di tepi jalan agar di kunci stang, guan sedikit mencegah tindak kejahatan curanmor yang sedang marak terjadi di berbagai daerah dan wilayah,” terang AKP Supono.

Kapolres Purbalingga Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anom Setyadji, SIK melalui kapolsek Bukateja Ajun Komisaris Polisi (AKP) Supono, SH memerintahkan agar dalam pelaksanakan pendistribusian pupuk dan bibit padi yang menyangkut pertanian agar kawal sampai tujuan kepada yang berhak menerima, dan monitor juga apabila terjadi tindak pidana baik penimbunan pupuk dan peredaran pupuk bersubsidi, juga penimbunan bibit padi di wilayah.
“Terkait dengan tugas dan fungsi dari kepolisian dalam sektor pertanian, saat ini belum ada, baik aturan dari kepolisian maupun kepemerintahan, mengingat pekerjaan polisi saat ini cukup komplek dan banyak sekali, jadi pemerintah memrogramkan tentang pertanian di ampu oleh TNI,” terang AKBP Anom Setyadji.
“Kendala pertanian khususnya petani yang bercocok tanam padi yang sekarang jadi tren dan isu nasional kekeringan dimana mana sehingga mempengaruhi produktivitas hasil panen, agar cepat teratasi dan dinas terkait dinas pertanian kabupaten purbalingga, supaya memperhatikan dan lebih maksimal fokus untuk menanganinya,” tambah Kapolres.
Menurut miskun (30) desa Majasari Kecamatan Bukateja petani dan penggarap sawah yang bercocok tanam padi.
“Terima kasih pak polisi khususnya Kapolsek Bukateja yang sudah mau peduli dengan nasib kami saat ini dan juga mau mendengar keluh kesah kami. Terima kasih juga pesan- pesan kamtibmasnya,” ujar Miskun.
(Humas Polres Purbalingga)

