Purbalingga – Ajun Komisaris Polisi (AKP) Subagyo, SH Kapolsek Bojongsari, melaksanakan swiping di tempat grosir jualan sandal, toko moderen dan pedagang dalam pasar, antisipasi gejolak massa dari organisasi islam yang ada diwilayah hukumnya.
Menurut pengakuan AKP Subagyo, informasi sandal yang bertuliskan lafal Allah, di bagian bawah sandal, di peroleh melalui media smartphone yang dinformasikan oleh rekan polisi yang bertugas di Polda Jawa Barat. Sementara ini sandal beredar di kota cisarua Kabupaten Bogor dan surabaya, imbuhnya AKP subagyo, SH.
Bahwa ada sandal dengan merek Glasio satu produksi dengan Clarudo, di prosuksi PT keberadaanya di Kota Surabaya, dan hasil produksinya kirim di kota Cisarua Bogor, untuk penjualanya di distro sedangkan stok atau penyimpanan barangnya di gudangnya Margomulyo, Surabaya, tambahnya.
Mensikapi informasi tersebut Kapolres Purbalingga AKBP Anom Setyadji, SIK memerintahkan semua perwira dari Kabag, Kasat, Perwira staf dan para Kapolsek jajaran agar antisipasi sedini mungkin, bila ada yang mendapati laporkan ke polres sesegera mungkin dan tindak lanjuti.
Ciptakan suasana kondisi yang kondusif dan aman, karena kota kita menjelang pemilu kada, sehingga suasananya tidak dimanfaakan oleh orang- orang yang tidak bertanggung jawab, imbuhnya kapolres
Sampai dengan diturunkanya berita ini, kabupaten purbalingga masih kondusif dan aman, dan belum ada keterangan lebih lanjut tentang pemberitaan ini.(Arif)
[ap26]
