
MANADO, Humas Polda Sulut – Tim Trauma Healing Polda Sulut dipimpin Iptu Marciano Runtu bersama Bhayangkari Cabang Sangihe menyambangi anak-anak korban banjir di Kampung Ulung Peliang, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (08/01/2020) pagi.
Kedatangan tim bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sangihe, Ny. Rosdiana Napitu ini adalah untuk menghilangkan trauma psikis anak-anak akibat bencana alam yang mereka alami. Metode trauma healing dilakukan melalui bernyanyi, bercerita, mewarnai gambar, pemberian motivasi dan doa.

Kegiatan berlangsung di balkon Gereja Masehi Injili Sangihe-Talaud (GMIST) Jemaat Imanuel, Lindongan I Kampung Ulung Peliang, yang dijadikan sebagai Posko Bencana Alam. Diikuti oleh puluhan anak-anak kampung setempat.
Ketua Bhayangkari Cabang Sangihe, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Polda Sulut terhadap para korban bencana alam, khususnya anak-anak.

“Ini bantuan moril, supaya anak-anak tidak merasa takut, melainkan kembali ceria, bisa bermain dan bersekolah seperti biasanya,” pungkasnya. Di akhir kegiatan, anak-anak juga diberikan bingkisan.
