
MANADO, Humas Polda Sulut – Bhabinkamtibmas Polsek Airmadidi, Bripka Mario Sendoh mengimbau warga Desa Tanggari untuk mewaspadai cuaca ekstrim.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat perdana tahun 2020 bersama Pemerintah Desa Tanggari, Sabtu (11/01/2020) pagi.
Kondisi geografis Desa Tanggari, kata Bripka Mario, yang berupa perbukitan dan lembah membuat desa ini rentan terhadap bencana alam tanah longsor.
“Untuk itu masyarakat harus selalu mewaspadai dampak cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Bripka Mario.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam, salah satunya dengan tidak menebang pohon secara sembarangan. Pasalnya, lanjut Bripka Mario, hal ini mengakibatkan struktur tanah menjadi labil dan rawan longsor.
“Penghijauan di kawasan lahan gundul sangat perlu digalakkan, sebagaimana yang telah dilakukan Polres Minahasa Utara dan Polsek jajaran. Ini sebagai tindaklanjut program Polri Peduli Penghijauan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam rapat, Pejabat Sementara Hukum Tua (kepala desa), Ludia Kalempouw beserta perangkat desa, dan Babinsa, Serda Erwin Tahulending.
