MANADO, Humas Polda Sulut – Pihak kepolisian mendalami kasus tewasnya JT (16), warga Masarang, Tondano Barat, Minahasa yang ditemukan dalam posisi tergantung di perkebunan desa setempat, Jum’at (14/02/2020) pagi.

Kasubbag Humas Polres Minahasa, AKP Ferdy Pelengkahu membenarkan hal tersebut. “Dugaan sementara, korban depresi karena persoalan keluarga hingga nekad gantung diri,” ujarnya.

Remaja putus sekolah tersebut ditemukan pertama kali oleh Yuristi Tololiu, warga setempat saat akan pergi ke kebun, lalu diberitahukan kepada keluarga, pemerintah dan kepolisian.

Sementara itu ayah korban menuturkan, malam sebelumnya korban berpamitan hendak ke rumah pamannya.

Ditambahkan Kasubbag Humas, pihak keluarga menolak otopsi. “Kejadian ini masih diselidiki,” pungkasnya.