index

MANADO, Humas Polda Sulut – Hujan deras yang mengguyur Kota Manado, Senin (20/3/2017) siang selama kurang lebih dua jam, membuat air sungai meluap hingga mengakibatkan banjir di sejumlah kelurahan. Parahnya lagi, luapan air tersebut menutup jalan, hingga mengakibatkan terjadinya kemacetan.

Kasi Standar Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulut, Kompol Adit Djafar, mengatakan pihaknya bersama instansi terkait lainnya, turun langsung ke jalan seperti di jalan Trans Sulawesi. Melihat langsung kondisi drainase jalan yang tersumbat akibat sampah.

“Drainase ditujukan untuk menghilangkan air hujan dari permukaan jalan, sehingga lalu lintas dapat melaju dengan aman dan efisien serta untuk meminimalkan penetrasi air hujan ke dalam struktur jalan. Akan tetapi di sejumlah jalan air meluap, hingga mengakibatkan kemacetan,” katanya.

cek banjir

Ditambahkannya, bahwa meluapnya air ke jalan sudah menjadi tanggungjawab semua instansi yang terkait. Dimana jalan tergenang air, akibat saluran air tersumbat. Nah, bagaimana pengguna jalan merasa nyaman ketika hujan dan tidak ada lagi genangan air di jalan.

“Kami turun langsung, survei kendala apa yang dihadai dilapangan. Kami temukan, gorong-gorong tersumbat akibat sampah. Nah, kami sepakat bersama instansi terkait untuk membersihakan gorong-gorong dan mengeruk kembali drainase. Tapi kembali ke masyarakat, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang,” ucapnya.

Sementara itu Asisten Teknik BPJN XV, Hardy Tombeng, mengatakan pihaknya terus berupaya secara rutin melihat kondisi jalan dan menangani masalah yang terjadi di lapangan.

“Yang jadi masalah yang kami lihat adalah sampah dan pendangkalan drainase. Kami boleh upayakan menangani secara rutin. Tetapi untuk tersumbatnya gorong-gorong, kami menilai itu kesalah dari yang membuat reklamasi. Dimana pembuat reklamasi sudah menyalahi aturan, telah menutupi gorong-gorong hingga pembuangan air tersumbat,” ucapnya.

Ditambahkan Kepala Seksi Kebijakan Teknis dan Operasional Bidang Pekerjaan Umum, Yantje Sasauw, mengatakan bahwa setelah melihat kondisi di lapangan tersumbatnya air dikarenakan sampah ada juga karena matrial saluran, menutupi jalan air.

“Saluran tersumbat oleh kami terus membersihkannya, untuk mengurangi luapan air ke jalan. Kita terus periksa saluran dibagian jalan, kalaupun ada sampah yang menutupi gorong-gorong segera kita tangani,” singkatnya.

Sementara itu dari Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup, Feibe G Simon, mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, lebih intensif lagi memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran air.

“Tentu kita akan bersama-sama membantu, mengeruk dan membersihkan sampah yang menyumbat gorong-gorong,” tutupnya.