sangihe-tewastertimpaphnklp

MANADO, Humas Polda Sulut – Apes dialami Alpias Lahawia (52), warga Desa Bakalaeng, Kecamatan Manganitu, Sangihe. Petani ini tewas tertimpa pohon kelapa yang tumbang saat sedang memetik buah pala di kebunnya, Jum’at (27/01/2017) sekitar pukul 10.30 WITA. Mirisnya, peristiwa ini terjadi di depan isterinya, Lisbet Sasambi.

Dituturkan Lisbet, pagi itu sekitar pukul 08.00 WITA, ia dan suaminya berangkat ke kebun yang berjarak sekitar 5 kilometer untuk memanen buah pala. Sampai di kebun, korban memanjat pohon dan memetik buah pala, sedangkan sang isteri yang mengumpulkan hasil petikan.

Tiba-tiba pohon kelapa yang berada di sebelah atas kebun tumbang dan menimpa pohon pala serta tubuh korban. Korban terpental lalu terhempas ke tanah. Lisbet kemudian mendekati dan memastikan keadaan korban. Naas, korban tewas di lokasi kejadian. Sang isteri lalu berteriak minta tolong namun tak ada yang mendengarnya.

Sambil bercucuran air mata, Lisbet akhirnya berlari menuju kampungnya dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan pihak kepolisian. Polsek Manganitu bersama warga selanjutnya mendatangi lokasi kejadian dan membawa korban ke Puskesmas setempat untuk diperiksa dan dibersihkan luka-lukanya.

Pihak keluarga korban menerima musibah tersebut dan menolak untuk dilakukan otopsi yang dinyatakan melalui surat pernyataan. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.