Rapat ahir anev Ops Simpatik 2016 dipimpin Dir Lantas Polda Sulut Kombes Pol Subandriya, SH, MH di aula Tribrata Polda Sulut
Rapat akhir anev Ops Simpatik 2016 dipimpin Dir Lantas Polda Sulut Kombes Pol Subandriya, SH, MH di aula Tribrata Polda Sulut, Rabu (23/3/2016)

 

MANADO, Humas Polda Sulut – Pelaksanaan Operasi Simpatik 2016 Polda Sulut dan seluruh jajaran telah selesai pada 21 Maret 2016. Secara keseluruhan, operasi yang dilaksanakan selama 21 hari ini telah terjadi penurunan angka lakalantas (kecelakaan lalu lintas) di Sulawesi Utara.

Dari paparan hasil Ops Simpatik 2016 yang disampaikan oleh Kabag Bin Opsnal Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut AKBP M. Denny Situmorang, SIK, jumlah angka lakalantas di Sulut selama pelaksanaan Operasi  menyentuh angka 53 kasus, dengan jumlah korban meninggal dunia 12 orang, luka berat 25 dan luka ringan 45 orang. Sedangkan jumlah kerugian materil menurutnya Rp. 111.250.000,-

“Terjadi penurunan laka sebanyak 23,3 % dari Operasi Simpatik tahun 2015 sebelumnya,” ujar beliau saat rapat anev Ops Simpatik di ruang Tribrata Mapolda Sulut, Rabu (23/3/2016).

Dari data yang dipaparkan, Kota Manado masih yang tertinggi angka kecelakaan lalu lintas diikuti oleh daerah Minsel, Bitung, Bolmong dan Minut.

Selain lakalantas, terjadi pelanggaran selama Ops Simpatik 2016 sebanyak 7428 (1480 tilang dan 5966 teguran). Sementara itu jumlah jenis ranmor pelaku pelanggar masih didominasi roda dua yaitu 1148 kasus. Profesi pelaku pelanggar kebanyakan adalah karyawan yaitu sebanyak 840 kasus.

Usia pelaku pelanggar terbanyak berusia antara 21 sampai dengan 30 tahun (661 kasus) dimana sebagian besar tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) yaitu 988 pelanggar.

Lokasi yang sering terjadi pelanggaran adalah kawasan pemukiman (1112 kasus) dan jalan nasional sebanyak 722 kasus.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Subandriya, SH, MH dihadapan seluruh Kasat Lantas jajaran saat rapat anev menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran selama Operasi Simpatik 2016 dilaksanakan.

“Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Sulut yang telah mendukung program-program Polda Sulut dalam mewujudkan ketertiban berlalulintas di daerah ini,” kata Dir Lantas.

Beliau berharap Ops Simpatik 2016 membawa pengaruh positif bagi seluruh masyarakat sehingga program Menuju Indonesia Tertib dan Bersatu Keselamatan Nomor Satu dapat terwujud.