IMG-20170212-WA0009

MANADO, Humas Polda Sulut – Hujan yang mengguyur Kota Bitung sejak Minggu (12/02/2017) sekitar pukul 01.00 WITA dini hari mengakibatkan terjadinya banjir dan tanah longsor di empat wilayah kecamatan, yakni Maesa, Aertembaga, Lembeh Utara dan Lembeh Selatan.

Beberapa wilayah yang dilanda banjir diantaranya, Pateten Satu, Pateten Tiga, Winenet Satu, Winenet Dua, Aertembaga Satu, Aer Tembaga Dua, Tandu Rusa, Mawali dan Pintu Kota. Sedangkan longsor terjadi di Aertembaga, Tandurusa, Papusungan, Mawali dan Pintu Kota.

IMG-20170213-WA0016

Di Kelurahan Pateten Satu, depan Mako Polsek Aertembaga, Kelurahan Winenet Satu dan Winenet Dua, Kelurahan Aertembaga Dua (depan Alfamart Kampung Baru dan Pasong Lima) serta Kelurahan Tandu Rusa (Komplek Politeknik Perikani dan Asrama Polisi Dit Polair Polda Sulut), ketinggian air antara 30-60 cm. Sedangkan tanah longsor yang terjadi di depan Kantor Pangkalan Pengawasan Perikanan, Kelurahan Aertembaga, menyebabkan terputusnya akses lalu lintas untuk beberapa saat.

Data sementara diperoleh dari Polres Bitung, terdapat kerusakan rumah penduduk akibat musibah tersebut. Kelurahan Winenet Satu (1 rumah rusak, 40 rumah tergenang air); Kelurahan Winenet Dua (55 rumah tergenang air); Kelurahan Aertembaga Satu (120 rumah tergenang air); Kelurahan Aertembaga Dua (10 rumah rusak, 110 rumah tergenang air); Kelurahan Tandu Rusa (26 rumah rusak, 400 rumah tergenang air).

IMG-20170213-WA0002

Sementara itu, terdapat dua warga yakni Onitje Kaingat dan Jeklin Tambanaung, yang menjadi korban tanah longsor. Keduanya tertimbun tanah namun berhasil diselamatkan oleh warga dan langsung dilarikan ke RSUD Manembo-nembo Bitung untuk mendapatkan perawatan intensif. Seorang warga juga dikabarkan hanyut dan masih dalam pencarian tim SAR.

Musibah banjir dan tanah longsor tersebut segera mendapat respon dari tim terpadu yang terdiri dari pemerintah, TNI-Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Tagana, PMI serta warga. Penanganan awal dilakukan dengan mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman.

IMG-20170213-WA0040

Selanjutnya, tim membersihkan saluran air yang tersumbat sampah dan membuka akses jalan yang tertimbun tanah dan mengeringkan air yang menggenangi rumah warga menggunakan mesin. Tim lalu mendirikan dapur umum dan posko utama di Kantor BPBD Kota Bitung.