img-20161228-wa0020

MANADO, Humas Polda Sulut – Operasi dan razia terhadap para penambang liar terus dilakukan jajaran Polres Minahasa Selatan di lokasi tambang Ratatotok, Minahasa Tenggara.

Namun kondisi ini tidak membuat warga jera meskipun lokasi tambang yang dimaksud sudah ditutup oleh Kepolisian bersama Forkopimda Minahasa Tenggara beberapa waktu lalu.

Baru-baru ini, Rabu (28/12/2016) sekelompok orang yang berasal dari Tompaso Baru, dengan membawa senjata tajam jenis samurai dan menutup kepalanya berusaha untuk naik ke lokasi tambang dan bermaksud melakukan perlawanan apabila ada pihak yang melarang.

Mendapat informasi tersebut, Polres Minsel langsung menurunkan personilnya yang terdiri dari Tim Buser, Sabhara dan Timsus Patola yang dibantu Polsek setempat ke lokasi tambang.

Tim melakukan penggerebekan di lokasi tambang tersebut dan berhasil mengamankan para pelaku serta menyita belasan samurai dan peralatan tambang.

Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini para pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mako Polres Minsel,” ujarnya.

Untuk sementara ini Wakapolres dan anggota masih standby di Polsek Ratatotok untuk mengamankan TKP dan menggalang para tokoh masyarakat agar tidak terjadi keributan terkait adanya ketidakpuasan atas kedatangan penambang illegal, lanjutnya.

img-20161228-wa0019