img_3334

MANADO, Humas Polda Sulut – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) gelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Samrat-2016”, Senin (19/12) di ruang Tribrata Mapolda Sulut. Rakor dipimpin Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sulut, Kombes Pol Drs. Hervin Sukarsa, dihadiri para Pejabat Utama dan Kapolres/ta jajaran Polda Sulut serta sejumlah instansi terkait, diantaranya TNI, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi BPBD, Jasa Raharja, Basarnas, Dinas Perhubungan, Bakamla, PLN, Pertamina dan instansi lainnya.

Karo Ops mengatakan, Operasi Lilin Samrat-2016 akan berlangsung selama 10 hari. “Operasi Lilin dimulai 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017,” jelasnya. Operasi ini, lanjut Karo Ops, mengedepankan kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli. Operasi Lilin Samrat-2016 terdiri dari Satgas Kamseltibcarlantas, Lidik Sidik serta didukung Satgas Bantuan Operasional. “Operasi bertujuan untuk mengamankan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, guna menjamin keamanan dan ketenteraman seluruh masyarakat Sulut yang merayakan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 dengan aman, nyaman dan lancar,” ungkap Karo Ops.

Jumlah personel Polda Sulut dan jajaran yang ditugaskan dalam operasi tersebut sekitar 1.900 personel, yang akan ditempatkan ditiap-tiap gereja serta lokasi strategis lainnya seperti pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandar udara dan obyek wisata. “Untuk mendukung pelaksanaan operasi juga akan didirikan pos pengamanan dan pos pelayanan masyarakat di titik-titik strategis,” tambah Karo Ops. “Mari kita bersinergi dalam pelaksanaan operasi ini, sehingga tercipta situasi yang kondusif baik sebelum, saat maupun setelah perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017,” pungkasnya. Rakor ini diisi dengan paparan masing-masing instansi tentang persiapan dan kesiapan menjelang pelaksanaan operasi.

img_3335 img_3360