MANADO, Humas Polda Sulut – Camat Dumoga Raymond Ratu meminta warga terutama di desa-desa yang kerap bertikai agar menahan diri untuk tidak minum minuman beralkohol berlebihan.
Minuman beralkohol kerap menjadi pemicu perkelahian antar kelompok warga. Banyak anak muda yang sering melakukan pesta miras di tempat-tempat tertentu sehingga sering kali memicu permasalahan, ujar Raymond, Kamis (14/4/2016).
Dia tak keberatan bila polisi merazia warganya yang sedang minum minuman beralkoholdi pinggir jalan. Kalau perlu, para pemabuk tersebut di tangkap dan diamankan ke polsek atau bahkan sampai ke polres.
Mereka yang miras di jalan harus diberi efek jera dan dimasukkan ke dalam tahanan agar tidak miras (minum-minuman keras) lagi dan membuat keributan ataupun masalah dengan warga desa lain, kata dia. Raymond juga meminta masyarakat kooperatif dan memberikan informasi yang benar bagi petugas. “Seringkali masyarakat juga ingin melindungi warga yang telah melakukan tindakan kriminal, jadi saya minta agar benar-benar memberikan informasi yang benar,” katanya.
Terpisah Bupati Bolmong, Salihi Mokodongan menyampaikan para perangkat desa, Sangadi dan masyarakat Dumoga agar menjaga keamanan serta ketentraman dalam desa. “Saya sudah mengusulkan kepada Kapolres agar pihak kepolisian terus melakukan pengamanan di wilayah tersebut,” kata Salihi.
Menurut Bupati memang ada beberapa masyarakat di wilayah Dumoga yang sempat kacau sudah ketakutan kepada polisi, sehingga perlu ada pendekatan lebih baik dari pemerintah bersama pihak kepolisian agar wilayah bolmong khususnya di Dumoga aman dan damai.

