image

image

Tribratanewsjateng – Kepolisian Resor Pekalongan melakukan penyisiran kendaraan yang melintas di jalur Pantura Kota Santri, dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, Ajun Komisaris Besar Polisi Indra Krismayadi (03-12-2015).

Dengan menggelar sebanyak 160 personel, penyisiran dalam razia kali ini dilakukan guna mengantisipasi gerakan teroris sekaligus cipta kondisi jelang Pilkada Serentak 9 Desember 2015 mendatang.

Operasi dengan melibatkan semua satuan di tubuh Polres Pekalongan ini dilakukan di Pos Siwalan, tepatnya di peristirahatan pengemudi truk. Razia yang digelar selama 1,5 jam ini dimulai pukul 20.00 WIB..

Semua kendaraan yang melintas di jalur Pantura Wiradesa, terutama dari arah Jakarta, dialihkan masuk ke area Pos Siwalan untuk dilakukan pemeriksaan surat kendaraan. Tak hanya itu, barang bawaan pengguna jalan baik sepeda motor ataupun truk boks digeledah untuk mengantisipasi peredaran bahan peledak. Selain itu senjata tajam dan senjata api juga menjadi sasaran aparat.

Bahkan dalam penyisiran ini tak sedikit pengguna jalan, tertutama kendaraan sepeda motor, diberikan surat tilang lantaran pengendara tidak bisa menunjukan SIM dan/atau STNK.

Anggota dengan bersenjatakan lengkap dan mengenakan pakaian dinas serta preman juga melakukan pemeriksaan bawah kendaraan dengan menggunakan senter.

Sedangkan ratusan kendaraan yang tidak membawa barang-barang yang menjadi sasaran, langsung diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.

Kapolres Pekalongan menegaskan, bahwa operasi kali ini sebagai kegiatan rutin, juga merupakan perintah Kapolri untuk menciptakan Kabupaten Pekalongan lebih kondusif menjelang Pilkada. Kedua, sebagai antisipasi teroris dengan memeriksa mobil boks dari arah Jakarta.

[Irkham-Humas Polres Pekalongan]