MANADO, Humas Polda Sulut – Seorang pria lansia (lanjut usia), Koronis Hoke (80), warga Kampung Pempalaraeng, Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe ditemukan tewas diduga kuat akibat terjatuh dari pohon pala, di perkebunan Biang Lindongan I, kampung setempat, Senin (07/10/2019) pagi.
Korban ditemukan pertama kali oleh anak ketiganya, Person Hoke (55). Awalnya, sekitar pukul 08.00 WITA Person mendapat informasi bahwa di kampung setempat akan diadakan Posyandu Lansia. Ia pun bergegas mendatangi rumah sang ayah untuk memberitahukan hal tersebut.
Namun setibanya di sana, korban ternyata tak ada di rumah. Person lalu pergi ke kebun untuk mencari ayahnya. Betapa terkejutnya Person ketika mendapati sang ayah telah tertelungkup di bawah pohon pala yang menjulang tinggi.
Person lalu memastikan kondisi korban, yang ternyata telah tak bernafas. Ia pun langsung berlari menuju kampung sambil berteriak meminta tolong. Sontak, hal itu pun menggegerkan keluarga dan warga setempat.
Anak keempat korban, Marseli Hoke (53) mengatakan, korban bersatus duda dan tinggal bersama anak keenam, Swengly Hoke (45). Korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi).
Ditambahkan Marseli, seminggu yang lalu korban sempat jatuh terpeleset di samping rumah dan kepalanya terbentur batu.
Sementara itu Swengly menerangkan, pagi itu ia dan sang ayah berencana pergi ke kebun. Namun Swengly terlebih dulu akan mencari pipa untuk pengairan dan menyiram pohon pala.
Swengly lalu meminta ayahnya agar mendahului ke kebun namun melarang keras memanjat pohon pala. Ini mengingat faktor keselamatan, karena sang ayah telah berusia lanjut dan juga pohon pala di kebun mereka berukuran besar dan tinggi.
Kapolsek Kendahe, Iptu Imer Toppol bersama anggota yang mendapat informasi segera mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Korban lalu dievakuasi oleh warga ke rumah duka.
Dikatakan Kapolsek, pihak keluarga menolak proses otopsi dan hanya meminta pemeriksaan luar oleh Puskesmas setempat.
Hasil pemeriksaan, korban mengalami luka sobek di kepala, tiga gigi depan tanggal, memar di pelipis dan bawah mata kanan, lecet di kedua tangan, para tulang tungkai kaki kanan dan hidung mengeluarkan darah.
“Pihak keluarga menerima kematian korban karena murni kecelakaan. Namun kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek.

