Tribratanewsjateng – Sugiarto (26), seorang nelayan kapal pencari udang asal Dukuh Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, pada Rabu (30/9) pagi membuat panik banyak orang.
Ia sempat dikabarkan hilang dan diduga tenggelam di sekitar dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan pada Rabu dini hari kemarin, setelah pada malam harinya ia bersama beberapa temannya terlibat perkelahian dengan sejumlah orang di salah satu warung di depan TPI.
Proses pencarian oleh tim SAR gabungan, terdiri dari Sat Pol Air, sejumlah nelayan, relawan SAR Kota Pekalongan, dan TNI pun dilakukan selama beberapa jam sejak pagi hari.
Saat dimintai keterangan, Sugiarto mengungkapkan hal itu ia lakukan karena dirinya merasa ketakutan akibat dikejar beberapa orang setelah terjadi perselisihan di sebuah warung di Jalan WR Supratman, depan TPI Kota Pekalongan.
“Sebelumnya kami memang sempat minum minuman keras di warung itu. Lalu terjadi perselisihan, karena masalah cewek. Untuk menyelamatkan diri, saya dan Ibnu teman saya lari dengan menceburkan diri ke sungai. Sedangkan tiga teman saya yang lain nggak tahu pada lari ke mana,” ungkapnya.
“Setelah nyebur, saya lalu berenang ke seberang, ke arah galangan kapal lalu sembunyi dan tiduran di tongkang,” ungkapnya.
Keberadaan Sugiarto yang sembunyi di kapal tongkang itu diketahui oleh salah seorang nelayan, yang selanjutnya diteruskan ke anggota TNI AL yang sedang melakukan proses pencarian.
Komandan Pos TNI AL Pekalongan, Peltu Sugiri, menuturkan dirinya sebelumnya mendapat kabar bahwa seorang nelayan diduga tenggelam di sekitar dermaga TPI Kota Pekalongan.
“Begitu mendengar kabar itu, kami lalu mencari informasi dari beberapa saksi dan sejumlah nelayan di sekitar lokasi. Tim selam dari Lanal Tegal juga sudah meluncur ke Kota Pekalongan untuk membantu mencari nelayan yang dilaporkan hilang tenggelam itu. Ternyata, nelayan tersebut kita temukan di seberang dermaga, lagi tiduran di tongkang,” ungkapnya.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan, melalui Kasat Pol Air AKP Taufik Hidayat, mengaku lega dengan ditemukannya nelayan atas nama Sugiarto dalam keadaan selamat. “Sejak pagi, anggota Satpol Air bersama tim SAR dari TNI, relawan, dan sejumlah nelayan berusaha mencari Sugiarto. Sebelumnya dia menceburkan diri ke sungai karena ketakutan dikejar orang, setelah ia dan temannya terlibat perselisihan dengan orang-orang itu,” ungkapnya. (or)

