MANADO, Humas Polda Sulut – Sebuah perahu pamboat milik Koperasi Perikanan Dolpin Perbatasan Kecamatan Nanusa yang bertolak dari Pelabuhan Taturan menuju Pelabuhan Karatung, tenggelam di perairan dekat Pulau Karatung, Selasa (20/1/2021) siang sekitar pukul 16.00 Wita.

Menurut keterangan lelaki Maksi Binambuni selaku engineering, kapal pamboat yang mengangkut 11 penumpang ini, bertolak sekitar pukul 13.00 Wita dari Pelabuhan Taturan.

Setelah beberapa jam perjalanan mendekati Pulau Karatung, tiba-tiba kapal dihantam oleh gelombang besar, mengakibatkan perahu pambout tersebut tenggelam dan semua barang yang ada di dalam pambout hilang terhanyut.

Salah satu penumpang, yaitu perempuan Voni Sirih akhirnya berusaha naik pada tiang pambout, untuk mencari komunikasi lewat handphone untuk minta pertolongan, dan kemudian tersambung kepada ibunya.

Perahu bantuan yang dibawa lelaki Eman Bambuta akhirnya tiba di TKP sekitar pukul 19.00 Wita dan berhasil menyelamatkan para korban.

Kapolsek Gemeh Ipda Cristian Mewengkang membenarkan persitiwa kecelakaan laut yang dialami kapal pamboat di perairan Karatung.

“Tidak ada korban jiwa, para korban yang dalam keadaan lemas berhasil dievakuasi, dan sampai di Pelabuhan Karatung pada pukul 21.00 Wita,” ujar Cristian.

Menurutnya, kecelakaan perahu ini disebabkan karena cuaca buruk dan angin bertiup kencang serta terjangan gelombang besar.

“Para korban sudah mendapat penanganan tenaga medis di rumah masing- masing, yang dipantau langsung oleh unsur pimpinan Kecamatan Gemeh,” kata Kapolsek.