MANADO, Humas Polda Sulut – Operasi Patuh Samrat 2016 yang telah digelar selama satu minggu, Dir Lantas Polda Sulut Kombes Pol. Drs.Subandriyah menjelaskan bahwa setelah dilakukan analisa dan evaluasi hasil capaian dari pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2016 ini dbandingkan dengan tahun lalu menurun satu angka khususnya angka kematian lakalantas yang didomain faktor manusia,faktor kendaraan,faktor infrastruktur, dan faktor cuaca, Rabu 25/5/2016.
Analisa evaluasi Operasi Patuh Samrat 2016, minggu pertama didominan oleh faktor manusia dikategori faktor pelajar dan karyawan swasta yang lebih dominan lagi kepada karyawan bukan pelajar. Upaya-upaya dari Direktorat Lalu Lintas menyikapi adanya faktor manusia yang lebih dominan, tentunya kami selain membuat imbangan penegakkan Hukum khususnya tilang, kita juga melaksanakan sosialisasi tahap penindakan pembelajaran artinya tahap Tikmas Lantas sehingga mereka sadar bahwa harus sama-sama bisa menciptakan ketertiban bersama.
Selain itu, Dir Lantas Polda Sulut Kombes Pol.Drs. Subandriyah menjelaskan bahwa Infrastruktur jalanan bukan sepenuhnya dominan kepada Kepolisian saja tapi kepolisian merupakan faktor pendukung yang memberikan masukan dan saran. Perlu diketahui bahwa selama ini masyarakat hanya mengetahui masalah infrastruktur jalanan hanya kepada pihak Kepolisian saja, padahal ada Forum komunikasi lalu lintas, disitu ada beberapa komponen diantaranya : Dishub, Tata Kota, dan Balai jalan.
Dan saat ini kebanyakan kecelakaan terjadi rata-rata didalam kota, berarti kita harus berkoordinasi dengan Dinas Tata Kota. Dikatakan Dir Lantas Polda Sulut, konsep infrastruktur jalanan untuk mengurangi terjadinya angka kecelakaan lalulintas.
Dalam hal ini juga Dir Lantas Polda Sulut menyinggung masalah Taksi Gelap. Menurut beliau bahwa pada dasarnya tidak ada rumusan dibenarkannya pemberlakuan taksi gelap yang digunakan mobilitas transportasi. Kami berupaya mengikis pelan-pelan siapa pemilik taksi gelap dan akan dilakukan penindakan.
Menjelang Operasi Ketupat, Dir Lantas menuturkan bahwa sekalipun diwilayah Manado tidak ada arus mudik tetapi kami sudah membuat grand pengamanan dengan mengsurvey jalan yang akan dilakukan arus mudik artinya jalan-jalan mana yang harus diperbaiki . Dir Lantas berharap menjelang lebaran nanti infrastruktur jalan sudah tidak ada permasalahan lagi sehingga masyarakat yang menjalankan Lebaran akan merasa nyaman juga anggota yang bertugas dijalan akan merasa nyaman juga, ungkapnya dengan penuh semangat.


