MANADO, Humas Polda Sulut – Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut Kombes Pol. Edi Jubaedi menjadi salah satu pembicara pada sosialisasi bahaya narkoba bagi orangtua siswa baru SMP Negeri 10 Manado yang diadakan di aula sekolah tersebut.
Pembicara lain pada kegiatan yang merupakan kerjasama PPP Brimob dan SMP Negeri 10 Manado pimpinan Sonne Engka itu adalah Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sulut Sam Repy dan Lexie Kalesaran (Pengurus PPP Brimob).
Kombes Edi membawakan materi Membangun Tanpa Narkoba. Banyak hal dipaparkannya termasuk bagaimana orangtua ikut memberi perhatian terhadap bahaya narkoba dan berusaha agar anak mereka tidak sampai terjerumus pada narkoba.
Pemaparan dalam bentuk slide tentang bahaya narkoba termasuk gambar – gambar jenis – jenis narkoba, dampak yang ditimbulkan dan bagaimana peredarannya disambut antusias orangtua siswa.
Ada sejumlah kiat yang diberikan agar orangtua dapat menghindarkan anak dari jeratan narkoba. Tak kalah penting adalah orangtua senantiasa memberi mengikuti perkembangan anak mereka.
Tiga ratusan orangtua siswa nampak serius mendengarkan pemaparan Kombes Edi dan dua pembicara lain karena materi yang disajikan sangat penting bukan hanya untuk mereka tetapi untuk anak mereka.
Itulah sebabnya di sesi tanya – jawab ada beragam pertanyaan diajukan orangtua siswa untuk dijadikan bekal bagi mereka dalam upaya menghindarkan anak mereka dari bahaya narkoba.
Di waktu yang sama, Kombes Edi bersama Lexie Kalesaran didampingi Kepala SMP Negeri 10 Manado Sonne Engka memberikan pengarahan singkat tentang bahaya narkoba kepada ratusan siswa SMP Negeri 10 Manado. Pengarahan diberikan di halaman sekolah.
Terhadap pembekalan baik untuk orangtua siswa maupun siswa, Kepala SMP Negeri 10 Manado Sonne Engka menyampaikan terima kasih. Dijelaskan pula kepada Dir. Reserse Narkoba Polda Sulut Kombes Edi Jubaedi tentang program – program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang telah dilakukan bekerjasama dengan PPP Brimob.
Pimpinan dan siswa sekolah, sebut Engka, telah mencanangkan kawasan sekolah sebagai kawasan anti narkoba.
