polri

polri1

Tribratanewssulut.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan mendapat dukungan dari berbagai kalangan untuk menggantikan Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kapolri. Ia dinilai memiliki kemampuan mumpuni untuk memimpin Polri.

Komjen Pol Budi Gunawan dinilai cocok untuk mengambil tongkat estafet sebagai regenerasi kepemimpinan di Institusi Polri.

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menyatakan, sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia yang menyandang pangkat Komisaris Jenderal, peluang Budi Gunawan menjadi Kapolri masih terbuka.

“Mungkin saja! Kalau Presiden menginginkan, kenapa tidak?” kata Arsul Sani saat ditemui di Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25-01-2016).

Namun demikian, Arsul Sani menegaskan, bahwa dalam hal ini DPR RI sifatnya hanya menunggu. Penentuan calon sendiri harus melalui Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri.

“[Pemilihan] Kapolri kan harus melalui Wanjakti dulu. Jadi, kalau DPR kan kita ini tinggal menunggu. Itu dari Wanjakti diusulkan ke Presiden. Presiden kemudian memutuskan, kirimkan surat, baru ke DPR,” jelas anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Sejalan dengan itu, Anggota Komisi III lainnya, Desmond Junaidi Mahesa, mempercayakan pemilihan calon Kapolri sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo.

“Kita serahkan ke Pak Jokowi. Kalau dia pilih orang yang tepat, kita setuju. kalau dia pilih orang yang tidak tepat, kami tidak setuju,” tegasnya.

Sementara, terkait peluang Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri, Desmond menyatakan tidak masalah kalau memang itu yang jadi pilihan Presiden.

“Kalau Pak Budi Gunawan dianggap tepat, dan kita pernah proper dia, masa harus kita persulit,” uajrnya.

[imf]