Tribratanwsjateng – Lantaran cemburu melihat “gebetan-nya” dilirik pria lain, Muslimin (18) seorang penjual nasi goreng nekat memanjat tower setinggi 200 meter di Jalan Medoho 8, Sambirejo, Gayamsari, Senin (28/9). Dia mengaku akan bunuh diri karena cemburu dengan wanita yang sudah dikenalnya selama dua bulan itu.
Kejadian tersebut bermula sekitar pukul 09.00 pagi, Muslimin nampak nongkrong sambil bermain ponsel di warung pecel milik Parniyati (50) yang berada di jalan tersebut. Kemudian, muslimin minta izin kepada Parniyati untuk buang air kecil.
“Mulanya dia mainan hape, terus minta izin mau kencing, saya suruh ke belakang aja, eh tiba-tiba dia sudah manjat tower itu,” katanya.
Kemudian, Parniyati sudah meminta muslimin untuk turun namun, dia tetap ngotot ingin bunuh diri. Tak selang beberapa lama, dua teman muslimin datang menggunakan naik motor dan meminta dia untuk turun, namun dia tetap tidak mau.
“Biar! Saya mau mati saja, saya cemburu,” ucap Muslimin saat di atas tower.
Lalu, kejadian tersebut pun dilaporkan ke pihak Polsek Gayamsari. Petugas yang tiba di lokasi melakukan negosiasi. Muslimin akan mau turun jika wanita yang ditaksirnya, Winarti (35) datang ke lokasi.
Sekitar pukul 09.30, Winarti datang ke lokasi. Setelah dibujuk rayu, akhirnya Muslimin yang baru bekerja di semarang tiga bulan lalu itu turun tower, dan selanjutnya dibawa ke Polsek Gayamsari untuk menyelesaikan masalahnya.
“Kita itu hanya teman biasa, kamu jangan gitu lagi ya,” ujar Winarti yang berprofesi buruh pabrik itu.
Dari pengakuannya, Muslimin mengenal Winarti sudah dua bulan, selama ini mereka hanya berhubungan lewat telepon dan jejaring sosial facebook. Namun, Muslimin menaruh hati dengan wanita beranak satu itu.
“Saya cinta dia, saya nekat manjat tower karena hati saya campur aduk,” tambah Muslimin.
Sementara itu, Kapolsek Gayamsari Kompol Dili Yanto mengatakan, setelah dimintai keterangan dan dilakukan mediasi, kedua belah pihak menyetujui untuk damai dan menyelesaikan masalah mereka berdua.
“Kita meminta mereka agar menulis surat pernyataan, serta pihak keluarga diminta untuk ikut mengawasi untuk tidak melakukan hal tersebut,” ucap Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Polsek Gayamsari, AKP Suharto. (or)
