MANADO, Humas Polda Sulut – Suasana kerukunan antar umat beragama terwujud nyata dalam pelaksanaan tradisi “Lebaran Ketupat” 1437 Hijriah, yang dirayakan oleh umat muslim di Desa Sapa Raya, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sabtu (16/07/2016).
Hal tersebut dibuktikan dengan peran serta umat nasrani yang tergabung dalam organisasi “Panji Josua” Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Tiberias Sapa. Bersama dengan aparat kepolisian dan TNI, Panji Josua turut mengawal dan mengamankan jalannya perayaan tradisi tahunan ini, yang juga dirangkaikan dengan acara halal bi halal.
Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana bersama sejumlah Pejabat Utama, turut menghadiri perayaan ini dan menyampaikan kekagumannya, serta memberikan apresiasi yang tinggi atas kerukunan umat beragama yang tercipta di Desa Sapa Raya.
“Sungguh luar biasa, saya selaku Kapolres Minsel menyatakan apresiasi atas tampilnya umat nasrani lewat organisasi Panji Josua GMIM, yang turut mengawal dan mengamankan kegiatan lebaran ketupat ini. Saya berharap kerukunan yang telah tercipta ini dapat berlangsung terus menerus, demi terciptanya situasi masyarakat yang aman dan tenteram. Jangan pernah terprovokasi, tetap jaga kebersamaan dan persaudaraan” ujar Kapolres.
Perayaan tradisi lebaran ketupat di Desa Sapa Raya ini berlangsung meriah. Ribuan warga masyarakat, baik yang berasal dari Desa Sapa maupun dari luar daerah, turut serta membanjiri hajatan ini.

