Tribratanewsjateng – Kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM ) blok Gunung pasir seluas Kl 39 Ha, termssuk wilayah proyek penghijauan kerjasama TNGM dengan Sumitomo Jepang seluas 26 Ha dan JAICA 8 Ha, TES TECH 5 Ha, masuk wilayah Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang diketahui sekitar pukul 18.30 WIB pada hari Rabu, 23 September 2015 terbakar.

Adapun tumbuhan yang terbakar berupa pohon aren, pohon Kemiri, pohon Puspa, pohon Elo, pohon Waru, pohon Pinus, pohon Salam, pohon Beringin, dan lainnya.

Untuk mengantisipasi menyebarnya api, Polsek Srumbung beserta Koramil Srumbung, Relawan Peduli Merapi, Relawan Merapi Merbabu Hijau, Pemuda, Masyarakat Desa Ngablak dan Desa Ngargosoka telah berusaha memadamkan kebakaran api dengan cara seadanya.

Sampai berita ini dikirim api yang ada di pepohonan telah padam, namun masih ada sebagian berupa Tonggak pohon masih belum padam sama sekali. Siang ini dilanjutkan penyisiran di lahan yang terbakar guna mencari titik titik api yang dimungkinkan masih bisa menyala lagi.

Kebakaran di Hutan lereng Merapi bukan hanya baru kali ini saja. Pada hari Minggu, 20 September 2015 sekitar pukul 14.30 wib juga terjadi kebakaran di Kawasan TNGM Blog Braman Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang yang menghanguskan tanaman di lahan seluas 4 sampai 5 ha di Patok 982. Namun petugas Polri dari Polsek Dukun dan dibantu Relawaan dan Warga Masyarakat api bisa dipadamkan.

(Wahyu/Humas Polres Magelang)