MANADO, Humas Polda Sulut – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs. Bambang Waskito mengingatkan kepada masyarakat, agar menjelang Pemilu 2019 tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Dalam Pemilu nanti pasti akan terjadi polarisasi di masyarakat, terjadi perpecahan, tetapi perpecahan ini legal, mudah mudahan setelah selesai Pilpres dan Pileg akan baik kembali,” ujar Kapolda saat memberikan arahan pada acara peresmian Pos Polisi Perbatasan, di Kecamatan Pinogaluman Bolaang Mongondow Utara, Selasa (18/12/2018).
Hal lain yang disampaikannya yaitu kebiasaan masyarakat yang mengkonsumsi minuman keras jenis cap tikus. “Cap tikus sudah menjadi permasalahan yang sangat krusial. Karena semua kriminalitas dan lakalantas awalnya dari miras, sangat murah sekali nyawa melayang,” katanya.
Kapolda berharap peran dari semua pihak, termasuk 3 Pilar (Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Pemerintah Desa) untuk mencegah dan memberikan edukasi bahaya dan dampak dari miras.
“Cari solusi yang sehat untuk permasalahan cap tikus. Saya usulkan bagaimana kalau minuman ini dibuat semacam souvenir yang dikemas dalam kemasan menarik untuk dijadikan oleh-oleh,” ujarnya.
Kapolda juga berpesan kepada seluruh hadirin agar bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). “Kemajuan teknologi seperti itu memiliki dampak positif dan dampak negatifnya juga ada, apalagi jelang pilpres banyak sekali hate speech, Sara. Saya harapkan ini harus dipahami, sampaikan jangan mengupload hal-hal yang megandung sara dan hate speech, saya bisa saja menangkap siapa yang pertama kali mengupload itu,” tegas Kapolda.
Lanjutnya, membaca medsos harus cerdas, kalau menyinggung orang lain tolong jangan dishare, cukup untuk diri sendiri, kalau perlu dihapus.
Kepada seluruh Perangat Desa Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang hadir, Kapolda juga mengingatkan tentang penggunaan dana desa. Dana desa ini katanya harus betul-betul dimanfaatkan dengan baik.
“Dana desa ini bisa dimanfaatkan dan dirasakan betul oleh warga, jangan selera-selera Kepala Desa saja. Jangan sampai memakai aji mumpung, mumpung saya menjadi Kepala Desa, kalau seperti itu nanti akan berurusan dengan saya, karena kita (Polri) dengan Mendagri sudah membuat MoU untuk ikut mengawasi dana desa,” tandas Kapolda.
Dalam acara tersebut hadir juga Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Depri Pontoh, Forkopimda Bolmong, seluruh Kepala SKPD Bolmut, para Camat, Kades dan masyarakat Kecamatan Pinogaluman. (Pri)



