MANADO, Humas Polda Sulut – Pelaksanaan kegiatan pemecahan rekor dunia selam di Kota Manado tanggal 1 – 3 Agustus 2019 berlangsung sukses dan lancar.
Hal tersebut tak luput dari peran serta semua pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan, salah satunya dukungan dari Tim Medis dan Tim Kesehatan Lapangan yang ada di Sulawesi Utara.
Terpantau hampir semua Tim Medis dari instansi terkait hadir, yang dikoordinir langsung oleh Kabid Dokkes Polda Sulut Kombes Pol dr. Freddy Worang J. dan dipantau langsung oleh Kapusdokkes Polri Irjen Pol dr. Arthur Tampi.
“Kami persiapkan ada 15 ambulance dengan 125 personil, terdiri dari personil Dokkes, Rumkit Bhayangkara Tingkat III Manado, RS Siloam, Kesdam, Kesehatan AL, Kesehatan AU, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kotamadya, termasuk juga Basarnas yang ikut membantu mempersiapkan hyperbaric chamber portable yang terpasang di Klinik lapangan kami bertempat di gedung youth center,” ucap Kabid di sela-sela kegiatanpemecahan rekor dunia selam, di Pantai Kawasan Megamas Manado, Sabtu (3/8/2019).
Semua katanya sudah terkoordinasi dengan baik dalam pelaksanaan tugas. “Kami sempat melaksnakan simulasi persiapan evakuasi medis ke tiga RS rujukan. RS Siloam kurang lebih 5 menit, RS Bhayangkara kurang lebih 10 menit dan RS Malalayang sekitar 15 menit,” jelasnya.
Ia juga berterimakasih karena kegiatan tersebut juga didukung oleh keikutsertaan para dokter spsesialis yang standby di lapangan.
“Ada sekitar 7 dokter spesialis, diantaranya spesialis jantung, spesialis penyakit dalam, bedah. Ini semua bisa memberikan dukungan terbaik bagi suksesnya acara GWR,” ujarnya.
Iapun bersyukur sejauh ini tidak ada accident atau kejadian yang fatal di lapangan. “Ada accident, tapi kami bisa tangani dengan baik. Ada pusing, ada yang nyeri telinga, tapi semua sudah bisa kami tangani dengan baik,” pungkasnya. (Pri)



