Sebuah Peribahasa” sepandai-pandainya menyimpan bangkai akan tercium juga“. Kejadian pemerkosaan dengan korban siswi SLTP (4/10) di salah satu desa di kec. Sukoharjo ditangani profesional Unit PPA Polres Wonosobo dibantu Polsek Sukoharjo, namun kejadian tersebut menjadi buah bibir di kalangan masyarakat dan pelajar. (tersangka sudah diamankan di Mapolres Wonosobo)
Hal itu menjadi keperihatinan bersama semua instansi, untuk mencegah kasus serupa/ mengantisipasi hal serupa, Polsek Sukoharjo memberikan penyuluhan- penyuluhan kamtibmas di SLTP yang ada di Sukoharjo yang diawali koordinasi Kapolsek Sukoharjo AKP Adhi Sayogyo Haryono dengan Camat Sukoharjo, Ka UPTD Dikpora Sukoharjo sdr. Kodir, Mpd dan pihak sekolah.
Sabtu (10/10) pukul 13.00 Wib Kanit Binmas Polsek Sukoharjo AIPTU Suyanto memberikan penyuluhan kepada pelajar di SLTP 2 Sukoharjo yang diikuti 325 pelajar dan guru. Dihadapan ratusan pelajar SLTP disampaikan materi kenakalan remaja/pelajar, Narkoba dan displin berlalu lintas. ” adik-adikku, kalian adalah generasi muda, penerus saya, penerus bapak/ibu guru tolong jangan dekati narkoba (ganja, sabu-sabu, minuman keras), jauhi kenakalan pelajar, perkelahian dan seks bebas, semua itu demi masa depanmu” ajakan Kanit Binmas .
Selain Kanit Binmas, anggota Bhabinkamtibmas Brig Richo Subakti, S. H., senin (12/10) pukul 07.30 Wib dihadapan 25 pengurus Osis SLTP 3 Sukoharjo (berada di Desa Pucungwetan ) juga memberikan pembinaan dengan materi yang sama. ” Berharap adik-adiku pengurus OSIS dapat menyampaikan ke teman-teman pelajar lainnya di setiap kegiatan sekolah terutama kenakalan pelajar hindari seks bebas, miras/narkoba dan perkelahian”, kata brigadir.
Kepala Sekolah SLTP 2 Sukoharjo KUWAT Mpd , “berharap Polsek Sukoharjo rutin berkunjung ke Sekolah dan memberikan pembinaan – pembinaan ke pelajar kami, agar tidak terjadi kasus kenakalan pelajar yang sedang marak baik di luar maupun didalam wilayah Sukoharjo. ”
[ap26]

