IMG_3526

MANADO, Humas Polda Sulut – Berbagai prestasi dan penghargaan telah ditorehkan oleh jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Dibawah kepemimpinan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Wilmar Marpaung, SH selaku Kapolda Sulut, institusi ini telah menerima beberapa penghargaan baik dari internal Polri sendiri (Mabes Polri), Negara maupun dari masyarakat serta organisasi kemasyarakatan lainnya.

Beberapa penghargaan yang telah diperoleh diantaranya apresiasi Mabes Polri terhadap pemberantasan aksi premanisme dan kejahatan jalanan serta program kontra radikal dan deradikalisasi yang mendapat rangking satu, Manado Post Award, penghargaan dari KPU dan Bawaslu, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI terhadap Perwabku Polda Sulut, penganugerahan gelar adat Tonaas Wangko Umbanua dari Pemerintah Kabupaten Minahasa, Manado Marketing Champion, serta penganugerahan gelar adat Bogani dari masyarakat Bolmong.

Menurut Kapolda, seluruh penghargaan yang diterima merupakan murni penilaian objektif dari pihak yang memberikan penghargaan.

“Ini semua berkat kerja keras, kerja cepat, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari seluruh personil Polri di Polda Sulut dan jajaran,” tegas Jenderal Bintang satu di halaman Mapolda Sulut saat memimpin apel pagi, Senin (25/4/2016). Beliau menambahkan juga, ini semua tak lepas dari doa seluruh anggota Polri dan masyarakat. “Tanpa campur tangan Tuhan maka ini semua tidak akan terwujud,” tambahnya.

Menurut Beliau, kinerja yang dinilai oleh masyarakat cukup baik terhadap Polda Sulut merupakan pemicu agar seluruh personil Polda Sulut dan jajaran bekerja lebih baik lagi. “Oleh karena itu kita harus bisa mempertahankan prestasi ini, karena lebih sulit mempertahankan daripada merebut,” ujar Kapolda.

Ditengah keberhasilan dan apresiasi masyarakat terhadap Polda Sulut, menurut Kapolda masih ada juga oknum-oknum personil Polri yang melakukan pelanggaran.

“Terhadap anggota yang melanggar, saya minta Ankum agar melakukan pembinaan dan tindakan,” kata Kapolda. Menurutnya jangan sampai terjadi pembiaran terhadap personil yang melakukan pelanggaran.

“Jangan biarkan pelanggarannya terlalu jauh sehingga sulit untuk diperbaiki, jika ada pelanggaran anggota sekecil apapun, langsung diambil tindakan,” tegasnya singkat.