IMG_3210

MANADO, Humas Polda Sulut – Meskipun Operasi Bersinar 2016 telah berakhir, namun pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkoba tetap terus dilakukan oleh jajaran Kepolisian, khususnya Polda Sulut.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulut Brigadir Jenderal Polisi saat memimpin rapat anev (analisa dan evaluasi) terkait hasil Ops Besinar (Operasi Bersih Sindikat Narkoba) mulai tanggal 21 Maret hingga 19 April 2016), di ruang rapat anev lantai 1 Mapolda Sulut, Rabu (20/4/2016).

Sesuai data yang dipaparkan Wadir Res Narkoba Polda Sulut Ajun Komisaris Besar Polisi Hari Sarwono dihadapan Kapolda, Wakapolda, Pejabat Utama dan para Kasat Resnarkoba serta Pejabat BNNP yang hadir, selama 1 bulan berjalan, Satgas Ops Bersinar telah mengungkap kasus narkoba sebanyak 20 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 36 orang.

Satgas Polda Sulut paling banyak mengungkap kasus yaitu sebanyak 14 kasus (25 TSK) disusul Satgas Ops Bersinar Polres Bolmong sebanyak 3 kasus (8 TSK). Sedangkan Polresta Manado, Polres Bitung dan Polres Minut masing-masing mengungkap satu kasus.

Beliau juga menjelaskan pengungkapan kasus lima tahun terakhir yaitu 2011 sampai dengan 2015, sebanyak 267 kasus, dengan jumlah TSK sebanyak 353 orang. “itu artinya dalam setiap bulannya terdapat pengungkapan kasus sebanyak 4 dan TSK sebanyak 5 orang,” jelasnya.

Sedangkan pengungkapan kasus setahun terakhir (2015) katanya, terdapat 52 kasus (4 kasus per bulan) dan TSK 66 orang (5 orang per bulan).

Menurutnya, perbandingan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika selama Operasi Bersinar 2016 dibandingkan dengan pengungkapan 5 tahun terakhir, maupun setahun terakhir dan satu bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara mengalami peningkatan baik dari segi jumlah kasus naik 400 % maupun jumlah tersangka naik 800 %.

Kapolda menginstruksikan agar pengungkapan kasus narkoba di Sulawesi Utara terus digiatkan walau Operasi Bersinar telah selesai.

Beliau menilai pengungkapan kasus di wilayah (Polres/ta jajaran) belum maksimal. “Saya berharap ini menjadi perhatian serius bagi para Kasat Resnarkoba di jajaran,” tegas Kapolda.