MANADO, Humas Polda Sulut – Polres Minahasa mengadakan dialog bersama warga, Rabu (21/09/2016), di Moy Restaurant, Tondano. Tema yang diangkat adalah pencegahan dan penanganan radikalisme. Dialog ini menghadirkan dua narasumber yaitu, Kapolres Minahasa, AKBP Syamsubair, SIK, dan Ketua Pusat Studi Hukum dan HAM Lemlit Unima, Dr. Wenly Ronald J. Lolong, SH, MH.
Kapolres dalam sambutannya mengatakan, paham radikal sangat berbahaya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Mari bersama kita cegah radikalisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya. “Pencegahan bisa dilakukan dengan meningkatkan kepedulian dan pengawasan terhadap lingkungan sekitar kita,” jelasnya.
Kapolres juga meminta peran aktif para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda yang hadir agar mengajak masyarakat untuk menolak segala bentuk paham radikal. “Lakukan sosialisasi agar tidak ada pihak yang disusupi oleh paham radikal,” pungkasnya.
Usai pemaparan materi oleh kedua narasumber, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kegiatan yang dihadiri TNI, Pemerintah Kabupaten Minahasa, LSM, Ormas dan masyarakat ini juga dipantau langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto beserta tim.


