MANADO, Humas Polda Sulut – Dua daerah kabupaten kepulauan di Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina, yaitu Sangihe dan Talaud, mendapat atensi pengamanan ekstra dari Polda Sulut.
Hal tersebut terkait dengan gejolak yang terjadi di Kota Marawi, Filipina, dimana terjadi kontak senjata antara pasukan Pemerintah dengan kelompok teroris yang ada disana.
Guna mencegah larinya kelompok tersebut ke daerah Sangihe dan Talaud, peningkatan patroli pengamanan perbatasanpun ditingkatkan oleh jajaran Polres yang ada di Sangihe dan Talaud, yang dibantu perkuatan pasukan dari Polda Sulut.
Di Kecamatan Tamako misalnya, Kapolsek Tamako Iptu J. Sedu bersama anggotanya melakukan patroli dan monitoring situasi di wilayah perairan Kecamatan Tamako hingga ke Pulau Mahumu, Kamis (1/6/2017).
“Kegiatan yang kami lakukan yaitu memberikan imbauan dan pengertian kepada para nelayan tentang kondisi yang ada saat ini,” kata Kapolsek.
Beliau juga menyampaikan jika ada kapal atau perahu yang mencurigakan yang masuk wilayahnya agar segera laporkan ke pihak berwajib
“Ini kita lakukan dalam rangka antisipasi masuknya jaringan dan pelaku teroris pasca operasi militer di Filipina,” ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak merasa takut dan dapat berperan aktif membantu pihak kepolisian dalam hal pemberian informasi.
Penulis: Humas Polres Sangihe
Editor/Publish: Supri


