BIN PEDAGANG SEPEDA
Tribratanewsjateng – Pasar Sepeda Danyang, Kabupaten Grobogan yang memiliki keunikan hanya buka di hari pasaran setiap Pon (Jawa) ini, dan inilah yang menjadi salah satu penyebab kesemrawutan arus Lalu lintas di sekitarnya karena berada pada Jalur Utama Purwodadi – Semarang.
Guna mengantisipasi hal tersebut Sat Lantas menerjunkan anggotanya untuk pengamanan arus sekaligus memberikan himbauan kepada pedagang yang kerap kali memenuhi bahu jalan bahkan kadang sampai ke jalan.
Kasat Lantas AKP Parno, SH didampingi Kanit Ur Bin Ops IPDA Affandi, SH menyatakan aksi pembinaan dan penyuluhan (Binluh) ini diharapkan bisa memberi penyadaran kepada para pedagang untuk tidak terbiasa menggelar dagangannya di bahu jalan.
BIN PEDAGANG SEPEDA2
Pola binluh ini tidak hanya membidik kawasan poros tengah banjaran yang sering dikeluhkan pengguna jalan kendaraan bermotor. Di hari pasaran kemacetan sering terjadi disana, yang banyak disebabkan melubernya pedagang menggelar dagangan di badan jalan. Kami juga akan terus menyentuh mereka agar tumbuh kesadaran. Namun langkah koordinasi dengan instansi terkait tetap diupayakan agar permasalahan ini bisa terpecahkan dengan bijak.
Binluh ini dilakukan ketika dilapangan aksi kemacetan terjadi yang dipicu oleh keberadaan pedagang di pasar tradisional. untuk mengetahui situasi dilapangan tersebut, pihaknya sering melakukan patroli mobile dijam – jam kepadatan arus lalu lintas dipagi hari.
Model binluh ini dilakukan bila kondisi arus terlihat tersendat yang dipicu lubernya dibadan jalan. Bukan hanya pedagang, pihak kepolisian juga menyentuh tukang becak yang turut andil menjadi penyebab kemacetan dengan parkir sembarangan di depan pasar tradisional. Mereka rata -rata mau menerima saran dan ajakan untuk menertibkan diri dalam menggelar dagangannya.
(Humas Polres Grobogan)