Oleh : agussaibumi|ERSHI™
Tribratanewsjateng – Penalahgunaan dan ketergantungan narkotika terus meningkat dan cendrung bertambah jumlahnya di masy.terutama pd generasi muda.
perkmbngan IPTEK yg semakin maju, komunikasi yg semakin berkmbang, cepat canggih mnyebabkn orang makin mudah berhubungan satu sama lain, adanya dekadensi (kemerosotan moral). Hal ini yg mnjadi faktor pendukung dlm penyebaran dan penyalahgunaan NAPZA (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif)
penyalahgunaan narkotika bukan hnya mnjadi msalah gangguan kesehatan terapi jga merpkan mslh gangguan kejiwaan dan mnyangkut mslah sosial,ekonomi, bahkn mnjadi msalh negara dan bangsa, oleh karenanya nRkotika perlu diupayakn dan pencegahannya demi masa depan anak bangsa.
Demikian pula PORNOGRAFI, belakangn ini mnjadi isu besar di indonesia, kecanduan pornografi sering terabaikn, pdhl dampak yg ditimbulkn nya jga besar.efek negatifnya dapat merusak otak, tak hnya itu PECANDU PORNOGRAFI LEBIH SULIT DIDETEKSI, ketimbang pecandu narkiba.PORNOGRAFI DPT MNYBABKN KERUSAKN 5 BAGIAN OTAK, TERUTAMA PD FREE FRONTAL CORTEKS ( bagian otak tepat pd bagian belakang dahi, sdangkn narkoba mnyebakn kerusakn pd 3 bagian otak. pirnografi mrpkn ADIKSI yg tidak tampak pd mata, tdk terdengar okeh telinga, namun menimbulkn kerusakn otak yg permanen bahkn melebihi kecanduan narkoba.
oleh karenanya KESBANGPOL WNGRI GANDENG POLRES WNGRI MNGADAKN SOSIALISASI TSB DGN TUJUAN MEWUJUDKN ANAK BANGSA BEBAS NARKOBA,KENAKALAN REMJA DAN PORNOGRAFI DAN MEMBERIKN PEMAHAMN ASPEK HUKUMNYA (9 s/d 12 okt 2015)



