12417883_999624243452838_4766455172678859578_n

MANADO, Humas Polda Sulut – Ratusan anggota dan PNS Polri jajaran Polres Minahasa Selatan, mendadak menjalani tes urine usai pelaksanaan apel pagi, Rabu (13/4/2016).

Tes urine dilakukan mulai anggota berpangkat bintara hingga perwira dan semua PNS di lingkungan Polres Minsel.

“Tes urine dilakukan mendadak. Tidak ada anggota yang diberi tahu sehingga mereka wajib menjalani tes ini,” ujar Wakapolres Minsel Kompol Muhammad Islam A, SIK.

Tujuannya mencegah kemungkinan adanya anggota kepolisian yang menggunakan narkoba, psikotropika dan obat-obatan terlarang. Wakapolres menegaskan akan memberi sanksi pada anggotanya jika dari hasil tes urine ditemukan positif menggunakan narkoba.

“Jika memakai narkoba, kami akan proses sesuai prosedur, mulai proses disiplin, sidang disiplin hingga pada kode etik bahkan dipidanakan. Sanksi dijatuhkan tergantung sejauh mana keterlibatan unsur pidana yang menjerat bersangkutan,” tegasnya.

Kapolres Minsel, AKBP Benny Bawensel,SIK, MH, mengatakan kegiatan Tes Urine sangat penting dilakukan untuk memeriksa kodisi kesehatan personil juga sebagai kontrol medis guna mengetahui apakah ada personil yang pernah atau sedang menggunakan narkoba.

“Sebagai penegak hukum, anggota Polri harus taat pada peraturan yang berlaku, termasuk urusan narkoba. Selaku Kapolres Minsel, saya menegaskan bahwa tidak ada kata kompromi untuk masalah narkoba, akan ada sanksi tegas dan hukuman berat bagi personil yang terbukti menggunakan narkoba” jelas mantan Kabag Dalpers Biro SDM Polda Sulut.

Tes Urine yang dilaksanakan di lingkungan Polres Minsel ini diselenggarakan langsung oleh Bid Propam dan Tim Dokpol Bid Dokkes Polda Sulut.
(Humas Polres Minsel)