MANADO, Humas Polda Sulut – Polda Sulawesi Utara (Sulut) melalui Bagwatpers Biro SDM mengumpulkan bantuan bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kepulauan Sangihe yang terjadi Jum’at (03/01/2020) pagi.

Pengumpulan bantuan tersebut mulai dilakukan Sabtu (04/01) siang, di lantai 1 Mapolda Sulut. Terpantau, bantuan mulai berdatangan dari masing-masing Satker (Satuan Kerja), Satwil (Satuan Wilayah) jajaran dan Bhayangkari. Bantuan di antaranya berupa air mineral, mi instan, beras, makanan kering dan lainnnya.

Sementara itu Kapolda Sulut, Irjen Pol Dr. R. Sigid Tri Hardjanto, S.H., M.Si., melalui Kabid Humas, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., mengatakan, bantuan yang terkumpul rencananya diberangkatkan ke Sangihe pada Minggu (05/01) pagi.

“Polda Sulut akan mengirimkan personel dan bantuan ke lokasi bencana menggunakan kapal milik Polair, rencananya Minggu pagi,” ujarnya, Sabtu siang.

Personel yang dikirim, lanjut Kabid Humas, berjumlah 80 orang, terdiri dari Samapta, Polair, Brimob dan tenaga medis dari Biddokkes Polda Sulut.

“Personel dilengkapi juga dengan peralatan penyelamatan dan evakuasi. Di lokasi bencana juga akan didirikan Posko Polda Sulut untuk membantu dan menangani para korban,” jelas Kabid Humas.

Ditambahkannya, memasuki musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam, Polda Sulut juga telah menyiagakan kurang lebih 1.800 personel Mapolda dan Polres/ta jajaran.

“Personel tersebut siap diterjunkan kapan saja dan di mana saja bilamana terjadi bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. Ini semua demi membantu masyarakat,” pungkas Kabid Humas.