Tribratanewsjateng – Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Semarang, Komisaris Besar Polisi Burhanudin mengatakan, pihaknya langsung melakukan antisipasi penyebaran terompet Tahun Baru sarat provokasi yang ditemukan di Kebondalem, Kabupaten Kendal.
“Saya sudah instruksikan ke seluruh Kasat (Kepala Satuan) dan Kapolsek jajaran agar mewaspadai peredaran terompet itu. Seluruh gerai toko modern diperiksa”, kata Kombes Pol Burhanudin, Senin (28/12).
Kombes Pol Burhanudin membenarkan terompet sarat provokasi itu disuplai dari gudang mini market di Jalan Wijayakusuma, Kota Semarang.
Saat ini, temuan tersebut penanganannya diambil alih oleh Polda Jateng. Menurut Kapolrestabes Semarang, dari hasil penyelidikan, terompet tersebut dibuat oleh seseorang di daerah Solo.
“Ditangani Polda Jateng sekarang, pembuatnya dari Solo, pelakunya sudah diamankan Polda Jateng”, ungkapnya tanpa menyebut identitas pembuatnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kebondalem, Kabupaten Kendal, digegerkan penemuan terompet Tahun Baru yang dibuat dari lembaran kertas Al-Qur’an.
Dari informasi yang dihimpun, terompet sarat provokasi itu ditemukan pertama kali oleh seorang pria bernama Kyai Kresno Abrory pada Minggu (27/12) pukul 16.00 WIB.
Terompet itu ditemukan pertama kali di mini market di daerah Kebondalem, Kabupaten Kendal.
(Ajeng – Humas Polrestabes Semarang)
