Tribratanewsjateng – Aksi tanam mangrove ini untuk mengakomodir dukungan masyarakat kota pekalongan dalam mendukung revitalisasi pantai di kota pekalongan. Revitalisasi itu untuk melestarikan kawasan pantai di daerah kota pekalongan, Kamis (25/9).

IMG_20150925_085902

Dalam acara tersebut di hadiri oleh PJ Walikota Pekalongan, Kapolres Pekalongan Kota, Dandim 0710 Pekalongan, Kepala PPNP, Sekda Kota Pekalongan dan Tamu Undangan. Dan di lanjutkan Penanaman mangrove.

Harapan ke depan kawasan yang telah direvitalisasi akan menjadi ikon quality pariwisata. Dengan revitalisasi itu, maka akan kembali dihidupkan ekosistem, biota dan mereduksi semua bentuk pencemaran seperti sampah yang cukup merusak mengancam kelangsungan mangrove.

Sudah menjadi kewajiban semua pihak untuk memelihara mangrove agar tetap bersih dan tumbuh dengan baik. Ini penting untuk kepentingan pariwisata tentunya karenan keberadaan mangrove akan menunjang sektor pariwisata di mana lingkungan alam tetap terjaga dengan baik.

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

Kapolres Pekalongan Kota mengapresiasi upaya untuk menyelamatkan hutan mangrove agar tetap lestari, tumbuh dengan baik di sekitar pantai di wilayah kota pekalongan. Pihaknya juga mendukung revitalisasi pantai di wilayah kota pekalongan, karena diyakini akan bisa mengembalikan fungsi kawasan utamanya hutan mangrove sebagai filter terhadap kotoran dan lainnya.

Meskipun dilakukan revitalisasi tetap akan memberikan jaminan adanya upaya konservasi kawasan mangrove. Masyarakat tentunya mendukung revitalisasi karena memberikan manfaat yang jelas bukan hanya untuk menjaga lingkungan namun juga dari kepentingan pelestarian budaya dan ekonomi.

Selama ini, masyarakat kota pekalongan masih ada pro kontra terkait rencana revitalisasi kawasan pantai di wilayah kota pekalongan. Pasalnya, banyak warga yang belum memahami, jika revitalisasi itu nantinya akan menjaga keberadaan hutan mangrove, menunjang pembangunan pariwisata kerakyatan yang berkelanjutan. (OR)