MANADO, Humas Polda Sulut – Pelaksanan Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Zebra 2016 kembali akan digelar oleh Polda Sulut dan jajaran. Guna lebih memaksimalkan pelaksanaan operasi tersebut, Biro Operasi bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut menggelar Pelatihan Pra Operasi, di aula Catur Prasetya Mapolda Sulut, Selasa (15/11/2016).
Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Wilmar Marpaung, SH melalui Wakapolda saat membuka Lat Pra Ops menyampaikan, kegiatan tersebut untuk mewujudkan kesamaan tindak dan upaya langkah-langkah dalam operasi. “Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personil sehingga tercipta pola tindak, teknis dan taktis sehinga memperoleh hasil yang maksimal,” tegas Wakapolda Brigjen Pol Drs. S. Yudi Hermawan.
Operasi Zebra 2016 menurutnya merupakan salah satu instrument untuk menguji sejauh mana pemahaman masyarakat tentang peraturan perundang-undangan di bidang lalulintas dan angkutan jalan raya, sekaligus sebagai kontrol Polisi Lalu Iintas terhadap upaya mewujudkan keamanan, keselamatan dan ketertiban dan kelancaran lalu intas.
“Operasi Zebra ini merupakan operasi cipta kondisi sebelum dilaksanakannya Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Hari Natal 2016 dan Tahun Baru 2017,” tegasnya.
Pelatihan Pra Operasi yang mengangkat tema ‘Melalui Pelatihan Pra Operasi Zebra 2016, Guna Meningkatkan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat Dalam Rangka Terwujudnya Polantas Sebagai Penggerak Revolusi Mental Serta Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara’ ini, diikuti oleh 52 peserta yang berasal dari personil Dit Lantas Polda Sulut dan personil Lalulintas dari Kewilayahan.
Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung sehari ini diisi dengan materi pelatihan diantaranya manajamen operasi, taktis dan teknis fungsi opsnal, peraturan lalu lintas dan angkutan jalan, HTCK operasi, CB operasi, sasaran dan target operasi, penindakan pada pengemudi yang konsumsi miras serta penggunaan blitz elizer alat digital pengukur alkohol pada pengemudi ranmor.

