Pemberian vaksin polio oleh dr. Mourits T saat Pekan Imunisasi Nasional di Poliklinik Mapolda Sulut
Pemberian vaksin polio oleh AKP dr. Mourits T saat Pekan Imunisasi Nasional di Poliklinik Mapolda Sulut

MANADO. Humas Polda Sulut – Guna mendukung program pemerintah Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 yang digelar 8 hingga 15 Maret 2016, Polda Sulut membuka pos pelayanan khusus PIN Polio yang dilaksanakan di Poliklinik Mapolda Sulut.

Selama sepekan, sebanyak 46 anak balita yang telah diberikan vaksin Polio. Anak-anak tersebut merupakan anak anggota Polri dan PNS serta masyarakat sekitar Mapolda yang datang memberikan anaknya imunisasi.

Menurut Kasubbid Kespol Bid Dokkes Polda Sulut AKP dr. Mourits T. Tamalonggehe, SpB, polio merupakan penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus polio, dimana kebanyakan menyerang pada anak dibawah usia 15 tahun yang mengakibatkan kelumpuhan.

Timbang berat badan anak balita sebelum pemberian vaksin polio
Timbang berat badan anak balita sebelum pemberian vaksin polio

“Kami sebagai bagian dari Polda Sulut khususnya Polikliniknya sangat senang bisa membantu program pemerintah ini . Mudah-mudahan Indonesia dan khususnya Sulawesi Utara bisa terbebas dari penyakit polio,” ujar dr. Mourits.

Berdasarkan hasil analisa para ahli, meskipun kasus polio sudah lama tidak ditemukan di Indonesia, namun Indonesia dikategorikan beresiko tinggi terjadinya penularan virus polio dari Negara lain.

Analisa para ahli tersebut didasarkan pada data yang menunjukkan cakupan imunisasi polio dosis keempat nasional telah melebihi 90 % namun tidak merata di seluruh provinsi dan kabupaten/kota.

Dengan demikian para ahli merekomendasikan agar dilaksanakan PIN Polio dengan sasaran balita (anak usia 0-59 bulan) untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi seluruh anak terhadap virus polio.