
MANADO, Humas Polda Sulut – Personel Polres Kepulauan Sangihe dan jajaran mengawal ketat proses distribusi vaksin untuk vaksinasi tahap 2, dari kantor Dinas Kesehatan ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes), Selasa (16/02/2021) pagi.
Dalam pelaksanaannya, personel dibagi menjadi tiga tim. Pendistribusian vaksin jenis Sinovac ini juga turut didampingi oleh staf Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Tim 1 bertugas mendistribusikan vaksin ke 4 Puskesmas di wilayah Tabukan. Yaitu, Puskesmas Kuma Tabukan Tengah, Puskesmas Manalu Tabukan Selatan, Puskesmas Salurang Tabukan Selatan Tengah, dan Puskesmas Pintareng Tabukan Selatan Tenggara.
Kemudian Tim 2 mendistribusikan vaksin ke 3 Puskesmas. Yakni, Puskesmas Tamako dan Puskesmas Dagho, serta Puskesmas Lapango Manganitu Selatan.
Sedangkan Tim 3, mendistribusikan vaksin ke wilayah Tahuna dan Kendahe. Yaitu, Puskesmas Tona Tahuna Timur, Puskesmas Tahuna Barat, Puskesmas Manente Tahuna, Puskesmas Kendahe, serta Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna.
Selanjutnya, vaksin tersebut disuntikkan kepada para tenaga medis di seluruh faskes, sesuai jadwal yang telah diatur. Tentunya, wajib melewati serangkaian tahap yaitu pendaftaran, screening atau pemeriksaan kondisi kesehatan, penyuntikan vaksin, dan observasi.
Sementara itu, vaksinasi tahap 2 juga sudah dimulai Senin (15/02) pagi, di Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna. Pada kesempatan ini, Forkopimda yang menerima vaksin di antaranya Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo dan Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pengawalan tersebut untuk menjamin keamanan dan kelancaran proses distribusi vaksin, sehingga terhindar dari segala bentuk gangguan.
“Tidak hanya saat distribusi saja, Polda Sulut dan jajaran bersama TNI juga mengawal saat pelaksanaan vaksinasi, termasuk menjadi vaksinator. Ini sesuai arahan Presiden,” ujarnya, Selasa sore.
Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, masyarakat juga diajak mendukung penuh vaksinasi nasional demi mencegah penyebaran Covid-19.
“Vaksinasi massal bertujuan untuk membangun herd immunity atau kekebalan kelompok. Untuk itu masyarakat diimbau tidak khawatir terhadap vaksinasi yang akan dilakukan nanti, sesuai jadwal dari pemerintah. Vaksin aman dan halal,” tutup Kombes Pol Jules Abraham Abast.
