MANADO, Humas Polda Sulut – Kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Amongena III, Langowan Timur, Minggu (05/04/2020) dini hari, memasuki tahap rekonstruksi. Rekonstruksi dilakukan oleh Satreskrim Polres Minahasa, Selasa (07/04) siang, di Mapolres.

Terdapat 22 adegan, diawali ketika korban Alfa Abdul (19), warga Walantakan, Langowan Utara dan beberapa temannya hendak bermain game online. Salah seorang teman korban mengatakan bahwa dari depan ada suara sepeda motor yang sedang digeber gasnya.

Korban bersama dua temannya lalu berboncengan menggunakan satu sepeda motor menuju TKP sambil membawa sajam (senjata tajam).

Dalam perjalanan, ketiganya melihat datangnya sepeda motor dari arah berlawanan. Saat itu juga A mengayunkan pipa besi hingga mengena VR dan terjatuh. Kejadian ini dilihat oleh pelaku inisial H (16) dan temannya, warga Amongena III.

VR lalu berdiri dan segera melarikan diri. Melihat hal tersebut, pelaku H mengambil bambu, sedangkan temannya inisial C membawa tombak.

H merebut tombak tersebut lalu bersembunyi di balik tembok sambil mengarahkan tombak ke jalan, dengan maksud menghadang sepeda motor yang dikendarai S yang membonceng korban dan A.

Saat sepeda motor melaju, H berdiri dan menikam korban beserta kedua temannya tersebut. Ketiganya pun terjatuh kemudian melarikan diri. Tikaman ini juga kena di tubuh korban.

H dan pria berinisial R lalu mengejar, tak lama kemudian terdengar S berteriak meminta ampun, hingga membuat H dan R berhenti, lalu kembali.

Saat kembali itulah, H melihat S kemudian menikamnya dengan tombak sebanyak dua kali, di bagian perut. S sempat kabur dan bertemu dengan korban serta beberapa temannya.

Setelah itu mereka menolong korban Abdul yang terluka untuk dilarikan ke rumah sakit. Nasib berkata lain, Abdul tewas akibat luka cukup serius.

Kasatreskrim Polres Minahasa, AKP Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk menuntaskan kasus tersebut. “Setelah ini segera dilakukan pelimpahan ke pihak Kejaksaan Negeri, untuk proses hukum selanjutnya,” tandasnya.