17342602_297052464045740_1391496947015948274_n

MANADO, Humas Polda Sulut – Cuaca ekstrim yang ditandai dengan curah hujan tinggi di beberapa titik di wilayah hukum Polres Minsel menyebabkan terjadinya bencana alam longsor di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Tareran dan Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan.

Terkait hal tersebut, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi menginstruksikan kepada seluruh personil Polres jajaran hingga Polsek agar bersiaga dalam rangka mengantisipasi situasi dan kondisi yang ada.

“Kami telah memberlakukan status siaga di beberapa titik yang terkena bencana alam tanah longsor seperti di wilayah Polsek Tareran dan Polsek Motoling. Personil ini akan difungsikan dalam upaya pengamanan lokasi, identifikasi serta evakuasi,” terangnya, di ruang kerja Kapolres, Selasa (14/3),

17265177_297052234045763_5485869392111930060_n

Dijelasknnya, ada 5 (lima) desa yang terkena bencana alam tanah longsor yaitu Desa Pinamorongan, Desa Wuwuk, Desa Wuwuk Barat, Desa Kapoya dan Desa Koreng serta ruas jalan antara Desa Tumaluntung dan Desa Rumoong Atas.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam ini,” tambahnya
Selain itu bencana juga terjadi di wilayah Polsek Motoling, yaitu tanah longsor di ruas jalan antara Desa Motoling dan Desa Raanan Baru.

“Kami meminta warga masyarakat untuk waspada dan berhati-hati terkait dampak cuaca buruk ini,” pungkas Kapolres.