TribrataJateng – Bertempat di studio TVRI Jl. Pucang Gading, Batursari, Mranggen, Demak Jawa Tengah diselenggarakan talkshow dengan topik meningkatkan penyerapan anggaran daerah, Selasa (15/9) malam.
Dari Kepolosian, ditunjuk Drs. Edhy Moestofa, MH. dari Dirreskrimsus Polda Jateng sebagai narasumber pada acara tersebut.
Selain itu, menampilkan narasumber dari Ketua DRPD Jawa Tengah Rukma Setyabudi dan pengamat ekonomi dari dosen Untag Semarang Edy Lysdiono serta dipandu presenter Nesa Gozal. Kombes Pol Edhy Moestofa menyampaikan, Polri bertugas sebagai pemantau sekaligus pengawas program-program pemerintah yang menggunakan dana negara bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kami berdiri di belakang BPK,” Kata Dirreskrimsus.
“Masih belum maksimalnya belanja daerah di Jawa Tengah membuat beberapa program pemerintah belum berjalan optimal. Pemerintah daerah sangat berhati-hati dalam membelanjakan dana APBD untuk menghindari adanya dugaan penyelewengan anggaran. Namun demikian, Pemerintah harus tetap menjalankan program sesuai dengan yang direncanakan. Polri juga akan terus mendukung pemerintah untuk melaksanakan program demi kesejahteraan masyarakat,” Ujar Dirreskrimsus.
“Pemerintah tidak perlu takut. Polri dengan tangan terbuka siap untuk menerima konsultasi terkait peraturan untuk penyerapan. Program pemerintah harus tetap jalan terus.” Tambahnya.
Dalam rangka menjalankan tugas sebagai pengawas, Kombes Pol Edhy juga memastikan bahwa hukum hanyalah langkah terakhir yang akan diambil. Pemerintah daerah juga memiliki kesempatan untuk melakukan revisi dalam pelaksanaan program agar dapat berjalan sesuai dengan ketentuan.
“Pemerintah pusat dan juga aparat hukum sudah cukup longgar. Jadi dengan waktu tiga bulan, masih banyak jalan untuk melaksanakan penyerapan anggaran ini. Kan kalau memang ada masalah bisa direvisi. Yang penting penyerapannya dulu, karena kalau penyerapan tidak lancar, ekonomi juga jadi susah,” Imbuhnya. (Dimas)

