MANADO, Humas Polda Sulut – Polsek Lolayan kembali menggelar sosialisasi di kalangan pelajar, pada Rabu (15/2/2023). Kali ini terkait kekerasan terhadap anak dan bijak dalam menggunakan media sosial (medsos).
Sosialisasi dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Lolayan, Aipda Zulfikri Darwis bersama Aiptu Teddy Mundok, di SMP Negeri 2 Lolayan.
Di depan puluhan pelajar yang turut didampingi guru dan kepala sekolah, Aipda Zulfikri mengawali sosialisasi dengan memberikan pengetahuan tentang kekerasan terhadap anak yang masih saja marak terjadi.
Menurutnya, yang termasuk dalam bentuk kekerasan tersebut di antaranya, tindak kekerasan secara fisik, seksual, dan penganiayaan emosional.
“Sebagian besar kekerasan terhadap anak terjadi di rumah anak dan dengan jumlah yang lebih kecil terjadi di sekolah serta di lingkungan anak berinteraksi,” jelas Aipda Zulfikri.
Terpisah, Kapolsek Lolayan Iptu Liefan Kolinug mengatakan, terkait dengan maraknya isu kasus penculikan anak yang beredar di media sosial, agar disikapi dengan bijak.
“Jangan mudah percaya dengan sesuatu informasi sebelum mengetahui kejelasan sumbernya, dan jangan buru-buru menyimpulkan lalu ikut membagikannya karena dapat menambah keresahan,” kata Iptu Liefan.
Masih terkait isu penculikan anak, pihaknya mengajak masyarakat khususnya para orang tua agar tetap waspada namun tidak berlebihan.
“Tetap lakukan dan tingkatkan pengawasan di rumah ataupun di luar rumah dan tidak mudah percaya dengan orang yang tidak dikenal. Bila menemukan kejadian yang mencurigakan, sesegera mungkin menginformasikan kepada pihak berwajib,” tutup Iptu Liefan.

