Tribratanewsjateng – Tim gabungan Resmob Polrestabes Semarang dan Polsek Mijen masih menyelidiki siapa pelaku pembunuhan Rokhimah (55), warga Polaman, Mijen, Kota Semarang yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumah milik Hermanto, sabtu (3/10/2015) kemarin. Hingga saat ini, polisi sudah memeriksa sedikitnya delapan saksi termasuk tetangga korban yang mendengar jeritan “emoh emoh” dari korban.
“Sudah delapan saksi kami periksa, keluarga dan tetangga,” kata Kapolsek Mijen, Kompol Sapari, Minggu (4/10/2015).
Sapari menuturkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apa motif pembunuhan keji itu. Menurutnya, barang-barang di rumah korban tidak ada yang hilang. Korban juga dikenal sangat baik membantu tetangga terlebih ketika ada hajatan.
Dari hasil visum korban, diketahui korban menderita luka di kepala belakang, tiga tulang rusuk patah, dan ditemukan bekas cekikan tangan di leher korban.
“Ada tiga rusuk patah dan bekas cekik di leher,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wanita paruh baya, Rokhimah (55) ditemukan tewas bersimbah darah di dapur rumah Hermanto. Hermanto yang merupakan keponakan korban menemukan pertama kali buliknya itu sudah tidak bergerak di dapur.
(Humas Polrestabes Semarang)

