Tribratanewsjateng – Kepolisian Resor Wonosobo, Senin 28 September 2015 mulai pukul 10.00 Wib s/d selesai melakukan pengamanan atas kegiatan aksi unjuk rasa. Sebelumnya, para peserta aksi telah menyampaikan surat pemberitahuan, dengan menyebut diri sebagai Front Perjuangan Rakyat (FPR) Kabupaten Wonosobo pada hari Sabtu tanggal 26 September 2015.
Aksi ini dikawal oleh jajaran Polres Wonosobo, termasuk oleh personil Polwan. Bentuk kegiatan aksi berupa audiensi, demonstrasi dan longmarch
Titik kumpul demo ada di Jalan Merdeka / depan pendopo Pengayoman, Wonosobo. Kemudian peserta berjalan kaki atau longmarch menuju Jalan Soekarno Hatta – jalan, Angkatan 45 – jalan S Parman – jalan Depan pasar induk Wonosobo – videotron kemudian menuju ke DPRD untuk melakukan orasi dan audiensi.
Jumlah peserta unjuk rasa kurang lebih 250 orang dari elemen AGRA, HMI, FMN,PEDAS, JKPM, BEM FASTIKOM UNSIQ. Adapun tuntutan aksi unra tersebut antara lain pembentukan panitia inventarisasi penguatan pemilikan pemanfaatan dan penggunaan tanah (IP4T), mengharapkan pemerintah agar selalu memperhatikan kaum petani terkait harga penjualan hasil pertanian yang dianggap masih rendah dan tidak sebanding dengan harga pupuk yang ada dan adanya perbaikan terhadap infrastruktur jalan yang berada dibasis AGRA.
(Humas Polres Wonosobo)


