MANADO, Humas Polda Sulut – Tak hanya pengamanan, Polda Sulawesi Utara (Sulut) juga berpartisipasi mengisi acara dalam pembukaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2018, Rabu (08/08), siang.

Keluarga besar Polda Sulut, terdiri dari polisi laki-laki dan Polisi Wanita (Polwan), Bhayangkari serta putra-putri anggota Polri, menampilkan aksi bertajuk “Nusantara Bernyanyi”. Ini merupakan penampilan ke dua Polda Sulut dalam TIFF. Tahun sebelumnya, tema yang diusung yaitu “Indonesia Tersenyum”.

Tentunya, Polda Sulut tampil beda dari tahun sebelumnya. Kali ini terbagi menjadi dua bagian, yakni tim paduan suara dan tim tari sekaligus pengawal.

Tim paduan suara yang berbusana adat Minahasa dan Bolaang Mongondow, diapit oleh pasukan pengawal berseragam ala prajurit keraton, lengkap dengan pedang. Di belakang tim, ada pasukan berkuda serta dua kereta kencana warna hitam dan putih.

Di dalam kereta kencana warna hitam, duduk sepasang pengantin berbusana khas Jawa Tengah, yang diperagakan oleh Axel dan Dewa, putri sulung dan putra bungsu dari Kapolda Sulut, Irjen Pol Bambang Waskito dan Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut, Ny. Ruthy Bambang Waskito.

Aplaus meriah dari para tamu undangan dan penonton menggema, ketika tim mulai memasuki area panggung utama, di samping Menara Alfa Omega, Kota Tomohon. Penampilan dibuka dengan penghormatan kepada para tamu.

Pasukan pengawal lalu bergeser ke kiri dan kanan, mengapit tim paduan suara. Menyusul kemudian, peragaan tarian diiringi lagu-lagu daerah dari Sabang hingga Merauke, yang dibawakan secara medley.

Di tengah-tengah penampilan tim, Ny. Ruthy yang mengenakan gaun warna biru tua dikombinasikan batik, turun dari kereta kencana warna putih lalu mempersembahkan sebuah lagu nasional, Tanah Airku Indonesia. Suara emas Ny. Ruthy pun mengundang decak kagum diiringi aplaus meriah seluruh tamu undangan dan penonton.

Kekompakan tim tersebut, berkat asuhan dan binaan langsung oleh Kapolda Sulut dan Ketua Bhayangkari Daerah Sulut. Jauh-jauh hari sebelum tampil, tim menjalani pelatihan ekstra ketat, demi penampilan yang prima.