

MANADO, Humas Polda Sulut – Mengembalikan lagi kejayaan di laut dengan upaya penegakkan hukum terus di lakukan Pemerintah RI. Dan kini di Indonesia penegakkan hukum di laut dilakukan oleh banyak Institusi, hal tersebut menimbulkan kesan adanya multi agency penegakkan hukum di laut.
Hal tersebut disampaikan Kasespim Polri Inspektur Jenderal Polisi Drs. Robby Kaligis di ruang Tribrata Mapolda Sulut, Selasa (12/4/2016) saat memberikan sambutan kegiatan penelitian tentang strategi optimalisasi sinergitas polisional guna penegakkan hukum di laut dan perairan dalam rangka mendukung Indonesia sebagai Negara Maritim.
Oleh karena itu menurut mantan Kapolda Sulut ini, penelitian tersebut bertujuan memberikan gambaran dan analisa sinergitas polisional, dukungan pemerintah dan masyarakat serta penegakkan hukum di laut, sehingga kedepan perlahan namun pasti penegakkan hukum di laut akan menjadi single agency, dimana Bakamla (Badan Keamanan laut) RI yang menjadi penjuru dan akan ditopang oleh stake holder lainnya.
Kapolda Sulut Brigadir Jenderal Polisi Drs. Wilmar Marpaung, SH saat membuka kegiatan penelitian ini menyampaikan terima kasih dan berharap para responden yang telah ditunjuk, agar menyampaikan informasi dan data yang akurat.
Selain Mapolda Sulut, Tim Peneliti Sespim Polri yang beranggotakan empat orang ini juga akan menyambangi tiga Polres lainnya sebagai objek penelitian di Sulawesi Utara, yaitu Polresta Manado, Polres Bitung dan Polres Minut.
Metode penelitian yang dilaksanakan oleh Tim Sespim Polri yaitu berupa pengisian quisioner dan wawancara langsung terhadap responden.
Di Mapolda Sulut sendiri, selain para pejabat utama dan perwakilan personil Polri, Tim juga melibatkan responden non Polri yang berasal dari unsur terkait lainnya seperti TNI AL, Bakamla, Kejaksaan, Dinas Perhubungan, Imigrasi, Bea Cukai, KKP, LSM Kelautan, Pengusaha Kelautan dan Mahasiswa Kelautan.
