Sat Binmas Polres Karanganyar  terus berupaya mengantisipasi bentuk kekerasan terhadap anak di wilayahnya. Berkaca dari kasuskasus pembunuhan Eneng,  murid SDN 05 Kalideres, Jakarta Barat yang tubuhnya dililit lakban warna cokelat dan mayatnya dimasukkan kardus ini membuat Sat Binmas makin menggencarkan sosialisasi agar kasus serupa tidak terjadi di wilayah Karanganyar. . Berbagai kegiatan pun dilakukan, di antaranya dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa di TK Al Hidayah Karanganyar, Kamis (08/10/2015),

Dihadapan siswa TK Al Hidayah , anggota Binmas Bripda Sufiana Maya  meminta anak-anak agar mau menolak pemberian makanan ataupun uang dari orang asing sehingga terhindar dari tindak kejahatan. “Kalau dikasih uang ataupun makanan dari orang yang tidak dikenal jangan mau,” kata dia. Polisi wanita itu menjelaskan, kejahatan pada anak bisa saja terjadi, tidak memandang anak siapa ataupun dari mana. Untuk itu, polisi gencar melakukan sosialisasi pada anak serta kepada orang tua murid yang dilakukan di sekolah-sekolah di Kabupaten Karanganyar.

Pihaknya prihatin banyaknya terjadi kejahatan pada anak di wilayah lain, seperti penculikan sampai kejahatan seksual. Ia berharap, kejadian serupa tidak terjadi di Karanganyar. “Adik-adik kita ini generasi bangsa, jangan sampai terjadi pada mereka. Kami terus lakukan upaya preventif,” ujar Brida Sufiana

Sosialisasi ini merupakan cara pendekatan kepada anak-anak agar bisa mewaspadai ancaman kekerasan dan pelecehan seksual. Sasaran penyuluhan adalah anak anak usia dini karena mereka sangat rawan dijadikan korban baik kekerasan fisik maupun seksual. Untuk itu, sangat perlu pembinaan dan penyuluhan sejak dini. “Penyuluhan telah dilaksanakan mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA,” pungkas Bripda Sufiana.

[ap26]